Tempat-tempat untuk Menepi dari Riuh Pilkada DKI 2017

Asnida Riani diperbarui 18 Apr 2017, 08:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Lelah! Sekiranya itulah keluhan sejumlah publik bila topik Pilkada DKI 2017 menyeruak (lagi). Bagaimana tidak, sedari tahun lalu, ajang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Ibu Kota tersebut sarat akan konflik. Saling serang dan adu program, bahkan isu suku, ras, agama dan antargolongan (SARA) pun tak segan digoreng.

Tensi politik yang begitu tinggi ini tak hanya terefleksi di keseharian, namun juga terpampang gamblang di media sosial. Sudah lama, terlalu lama, pembahasan akan Pilkada DKI 2017 ini menerpa. Bila kamu adalah satu dari sekian orang yang sudah muak dengan riuh perebutan kursi DKI 1, tak ada salahnya sejenak menepi dari berbagai deraan kabar terkait.

Caranya? Tentu saja dengan traveling. Jika kamu adalah warga DKI, maka rehat ini bisa diambil selepas menggunakan hak suara besok, Rabu (19/4). Meninggalkan sejumlah kompleksitas Pilkada DKI 2017, tempat-tempat ini yang cocok dijadikan destinasi untuk bersua dengan tenang. Jauh dari definisi semrawut nan memusingkan, kira-kira ada tempat favoritmu nggak di daftar ini?

Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur. Siapa bilang Banyuwangi hanya soal Ijen dan Baluran? Jembatan penghubung Jawa dengan Bali ini masih punya Alas Purwo yang begitu menenangkan. Karena tak setenar dua nama yang telah disebutkan, maka jumlah turis di sini pun dikatakan jauh lebih sedikit.

Menjelajah savana untuk bersua satwa yang dengan bebasnya berkeliaran, bersantai di pesisir nan memukau, serta menyesap senyap di pura yang sarat akan nuansa intimasi merupakan sedikit agenda untuk dilakukan. Menyempurnakan, pantai-pantai di kawasan konservatif ini juga dikenal dengan panorama senja yang begitu spektakuler.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Terpukau Pesona Raja Ampat-nya Barat Indonesia

Pantai Gunung Payung, Bali. Meski sudah begitu lama dikenal sebagai surga pesisir, Bali masih saja enggan mengurangi kejutan. Terbukti dengan terus bermunculannya nama-nama pantai baru. Entah memang belum lama dibuka untuk publik atau belakangan baru tenar di kalangan turis.

Berdekatan, bila Pantai Pandawa dirasa terlalu padat, tak ada salahnya kamu berubah haluan ke Pantai Gunung Payung. Namanya sendiri berasal dari pura yang terletak persis di tepi pesisir. Karena letak yang demikian tersembunyi, kamu mesti melewati jalan setapak menuju pura untuk nantinya dikejutkan hamparan biru yang begitu memukau.

Anambas, Kepulauan Riau. Tempat ini memang belum setenar Bintan, namun bukan berarti pesonanya tak bisa disandingkan. Tersusun atas gugusan pulau, baik besar maupun kecil, Anambas jadi wajah baru wisata bahari di barat Indonesia.

Saking memukau, tempat ini bahkan disebut-sebut sebagai Raja Ampat-nya sisi matahari terbit di Negeri Khatulistiwa. Island hopping, trekking, snorkeling dan diving di sini dikatakan akan meninggalkan kesan unik nan tak terlupakan.

3 dari 3 halaman

Nuansa Eksklusif di Maluku

Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur. Ungkapan 'pergi saja ke hutan kalau mau sepi' sekiranya bisa direalisasikan. Kenapa nggak? Ketimbang Tanjung Puting, Kutai memang jauh lebih tak dikenal pelancong, padahal pesonanya sayang untuk dilewatkan.

Di sini, kamu benar-benar bisa merasakan sensasi menjelajah hutan dengan kungkungan pohon yang saking rapatnya membuat sinar matahari sulit masuk. Seperti saudaranya di Pangakalan Bun sana, kamu pun bisa melihat orangutan di habitatnya bila bertandang ke Taman Nasional Kutai.

Pulau Tujuh, Maluku. Ketenarannya mungkin terlampau jauh dari Ora, namun bila kamu ingin merasakan nuansa senyap di Maluku, maka Pulau Tujuh merupakan opsi terbaik. Hamparan pasir putih nan hangat, gradasi air laut menawan, serta ombak yang menggulung dalam gelombang-gelombang kecil adalah panorama dominan di sini.

Meski namanya Pulau Tujuh, jumlah gugusan daratan kecil di sini hanya berjumlah enam. Alkisah, kawasan ini awalnya terdiri dari tujuh pulau. Karena satu di antaranya tenggelam, sekarang hanya tersisa Pulau Air, Tua, Ale'e, Tengah, Isa'u dan Besar. Jadi, mana sekiranya yang akan kamu jadikan tempat melarikan diri dari kemelut Pilkada DKI 2017?