Kata Perempuan: Berteman Harus Selektif?

Lanny Kusuma diperbarui 04 Jul 2018, 17:01 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebagai makhluk sosial, manusia ditakdirkan tak bisa hidup sendirian. Ya, bayangkan saja jika kamu menjalani hidup tanpa orang lain? Masak sediri, makan, sendiri, bikin baju sendiri, bangun rumah sendiri, nggak mungkin bisa melakukan semuanya sendirian lah ya.

Ya, alasan di atas hanyalah beberapa hal kenapa seseorang tak bisa hidup sendirian, dan membutuhkan satu sama lain, termasuk teman bertumbuh bersama.

Ilustrasi Pertemanan (Sumber Foto: Pexels)

Bicara soal pertemanan, di zaman ini masihkah kita bisa berteman dengan siapa saja? Terkait hal tersebut, Bintang.com telah mengumpulkan berbagai pendapat para perempuaan dari berbagai latar belakang usia, pekerjaan dan lingkungan.

Kebanyakan dari mereka menyebut jika berteman itu harus selektif, mengingat secara tak langsung teman dan lingkungan yang kita masuki akan menjadi bagian hidup dan memengaruhi karakter diri seseorang.

Terlebih saat memilih teman dekat, yang tak hanya akan menjadi tumpuan untuk bersenang-sennag, tetapi juga menjadi pendukung dan sebagai sosok yang akan mengingatkan pakem-paakem dalam menjalani kehidupan.

Selain hal di atas, berikut ini adalah alasan lain mengapa para perempuan memutuskan untuk selektif dalam berteman.

2 dari 3 halaman

Berteman Harus Selektif

Ilustrasi Pertemanan (Sumber Foto: Pexels)

Menurut kebanyakan perempuan, memilih orang-orang untuk menjadi teman adalah harus, terlebih jika pertemanan yang dijalin justru menjerumuskan pada hal yang tak baik, baik untuk kesehatan maupun jalannya kehidupan.

"Harus. Toxic people itu memengaruhi kesehatan fisik dan emosional seseorang. Punya teman yang toxic banget bikin tenaga habis, capek hati, dan akhirnya ngerasa kesepian," - Mei, Mahasiswi.

"Menurut gue temenan sih harus selektif, karena pergaulan kita bisa ngerubah pribadi dan berdampak dengan gaya hidup secara langsung," Zia, Karyawan Swasta.

3 dari 3 halaman

Pilihan Teman

Ya, berteman harus selektif, jangan sampai pertemanan yang dijalin itu merusak dan merugikan dirimu. Lalu jika disuruh memilih, teman seperti apa yang akan kamu pilih? Berikut jawaban para narasumber perempuan Bintang.com, bagaimana denganmu?

"Yang ngasih positive vibes pastinya. Karena social sekarang sudah macam-macam banget. Terus juga mereka yang berani negur kalau kita salah. Alasannya? Kita punya filter sampai dua kali, di diri sendiri dan teman dekat," Ulil, Editor.

Ilustrasi Pertemanan (Sumber Foto: Pexel)

"Yang bisa marahin kalo gue salah tapi nggak ninggalin. Yang nggak nge-judge walaupun gue ambil keputusan yang salah di mata dia. Yang bisa saling menghargai keputusan masing masing. Dan yang nggak ninggalin," - Karla, Karyawan Swasta.

"Biasanya sih secara otomatis pasti gue akan berteman dengan orang yang punya hobi yang sama, selera jokes yang sama, ya istilahnya 1 frekuensi lah," Hanny, Karyawan Swasta.