5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film

Henry Hens diperbarui 23 Jul 2018, 17:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Film Si Doel The Movie akan segera dirilis. Karya terbaru Rano Karno ini diangkat dari kesuksesan serial televisi Si Doel Anak Sekolahan di era 90-an. Rano juga mengungkapkan kalau pembuatan film itu, terkait dengan amanah yang diterima oleh dirinya.

Aktor dan sineas yang pernah menjadi Gubernur Banten itu ternyata mendapat amanat dari mendiang Benyamin Sueb. Pesan itu disampaikan Benyamin, jauh sebelum mengembuskan nafas terakhir.

Isi pesannya: Rano Karno diharapkan melestarikan kisah Si Doel. Karena itu lahirlah film Si Doel The Movie. Setelah melalui proses panjang, Rano Karno siap kembali menghidupkan karakter ikonik tersebut ke layar lebar.

Film ini akan melanjutkan perjalanan keluarga Betawi ini setelah lebih dari dua dekade.Kurun waktu dua dekade tentu membawa perubahan-perubahan tersendiri.

Bukan hanya para pemain, karakter yang mereka perankan pun ikut berubah. Seperti apa perubahan mereka? Berikut ini ada perbedaaan lima karakter kunci Si Doel The Movie yang dibandingkan dengan versi sinetron, seperti dilansir dari liputan6.com.

2 dari 6 halaman

1. Atun

5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)
3 dari 6 halaman

2. Mandra

5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)
4 dari 6 halaman

3. Zaenab

5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)
5 dari 6 halaman

4. Sarah

5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)
6 dari 6 halaman

5. Doel

5 Perbedaan Karakter Utama Si Doel di Sinetron dan Film. (Digital Imaging: Nurman Abdul Hakim/Bintang.com)

Film Si Doel The Movie akan tayang perdana di Belanda pada 23 Juli mendatang. Setelah itu, film yang dibintangi Rano Karno, Cornelia Agatha dan Maudy Koesnaedi ini akan tayang di bioskop-bioskop di Indonesia mulai 2 Agustus 2018.