Terinspirasi Retno Marsudi, Tasya Kamila Ingin Jadi Menteri

Anto Karibo diperbarui 09 Sep 2018, 22:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Tasya Kamila mengaku terinspirasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Ia yang tercatat sebagai wanita yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pertama di Indonesia telah membuktikan peran perempuan sudah sepadan dengan laki-laki.

"Bu Retno adalah Menteri Luar Negeri perempuan pertama di Indonesia dan itu menjadi inspirasi juga," kata Tasya Kamila ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2018) malam.

 

 

What's On Fimela
Tasya Kamila ingin mendapatkan kesempatan yang sama untuk membangu Indonesia. (Nurwahyunan/Bintang.com)

"Jadi kesempatan untuk menjadi key the season maker di negara kita tidak dibatasi oleh gender. Jadi siapapun perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama," lanjut mantan artis cilik tersebut.

Dalam acara We The Youth, Tasya didaulat menjadi moderator sekaligus perwakilan anak muda. Sementara tema diskusi yang dilakukan adalah kerjasama Indonesia. Dalam acara tersebut juga hadir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Iya jadi aku dari dulu memang cita-citanya pengen jadi menteri. Soalnya kan aku dari aku jaman-jaman tuh aku udah jadi duta lingkungan terus banyak ketemu menteri-menteri, banyak bekerjasama dengan kementerian," ujarnya.

Tasya mengatakan bahwa ketika menjadi menteri dirinya bisa memberikan efek langsung kepada masyarakat melalui kebijakan-kebijakannya. Itulah yang membuatnya berkeinginan untuk menjadi menteri.

Tasya Kamila ingin berkontribusi untuk Indonesia. (Nurwahyunan/Bintang.com)

"Yang aku lihat kebijakan-kebijakan menteri tuh berhubungan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Aku juga pengen bisa berkontribusi di Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang lebih menyejahterakan bangsa lagi," tuturnya.

Disinggung mengenai keinginannya menjadi menteri apa, Tasya Kamila menjawab santai. "Sebenarnya tergantung presidennya kan mau taruhnya dimana. Yang penting ilmu background aku accounting, habis itu aku banyak belajar tentang lingkungan, tentang energi," imbuhnya.

"Terserah deh nanti presidennya mau tempatkan aku dimana, Menteri Lingkungan dan Kehutanan atau bisa mungkin Menteri ESDM mungkin. Jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan, kan aku juga perempuan," tandas Tasya Kamila.