Baru Kenal 2 Bulan, Shinta Bachir Terima Lamaran Anggota DPRD

Asnida Riani diperbarui 10 Sep 2018, 10:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Lewat deretan unggahan di akun Instagram-nya, Shinta Bachir berbagi momen lamaran dirinya dengan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Idham Mase.

Sebagaimana diketahui, prosesi tersebut berlangsung di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (9/9). Hingga akhirnya memutuskan melangkah ke pelaminan, masa penjajakan mereka terbilang singkat.

Perempuan yang dulunya lekat dengan imej seksi tersebut menjelaskan, dirinya dan Idham baru saling mengenal selama 2 bulan terakhir. Waktu yang begitu singkat nyatanya tak membuat Shinta ragu membawa hubungan mereka ke jenjang lebih serius.

What's On Fimela
Prosesi lamaran Shinta Bachir dan Idham Mase. (Instagram/shintabachir86_real)

“Kita belum lama (kenal) ya. Baru jalan 2 bulan. Tapi, menurut beliau (Idham), nggak perlu lama-lama. Kalau lama-lama kenapa? Nggak jadi katanya,” kata Shita seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (10/9).

Perbedaan usia 13 tahun pun tak jadi masalah bagi keduanya. Baik, Shinta Bachir maupun Idham Mase, sudah sangat mantap dengan pilihan mereka. “Dia tuh orangnya yang tidak pernah takut. Maju terus apapun rintangannya. Seperti saya, orangnya keras juga. Jadi, ya maju terus," tutur Shinta.

2 dari 2 halaman

Berharap Jadi Pernikahan Terakhir

Shinta Bachir sepertinya sudah belajar dari pengalaman getir di masa lalu. Ia berharap, pernikahan yang disebutkan bakal terjadi pada November 2018 itu jadi kali terakhir dirinya menerima pinangan seseorang.

Aktris Shinta Bachir bersama anggota DPRD Sidrap, Idham Masse memperlihatkan cincin saat acara lamaran di Jakarta, Sabtu (8/9). Rencananya, Shinta dan duda tiga anak itu akan menggelar pernikahan pada 11 November mendatang. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

"Kalau sekarang belum nikah kan, baru bertunangan. Nanti mau nikah secara negara. Nanti mau nikah negara dan semua akan dipublikasikan. Karena ini maunya (pernikahan) yang terakhir," ujar Shinta.