Wah, Gen Mempengaruhi Kebahagiaan Pernikahan Anda Lho

Fimela diperbarui 12 Okt 2013, 14:00 WIB

Kebahagiaan sebuah pernikahan tergantung dari bagaimana suami dan istri bekerja sama dalam suka dan duka. Jika suami istri lebih memikirkan keegoisan masing-masing, maka akan banyak masalah yang datang dalam pernikahan mereka. Namun baru-baru ini ada sebuah penelitian yang melihat gen sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kebahagiaan.

Dilansir oleh Merdeka.com (12/10), sebuah penelitian mengungkap bahwa gen juga mempunyai peran dalam kebahagiaan pasangan suami istri. Beberapa peneliti telah mengamati 150 pasangan selama 20 tahun untuk mengetahui tentang hal ini. Mereka menemukan bahwa gen bisa digunakan untuk memprediksi kebahagiaan pernikahan.

Jika seseorang memiliki dua allele pendek cenderung menilai hubungan mereka berdasarkan emosi yang labil. Artinya, ketika mereka mengalami emosi negatif, mereka berpendapat bahwa hubungan romantis mereka buruk. Namun jika mereka memiliki emosi positif, mereka menganggap pernikahan mereka sukses. Dan sebaliknya, orang dengan allele panjang merasakan hubungan yang stabil dan tak terpengaruh dengan naik turunnya emosi mereka.

Kunci dari penelitian ini adalah emosi. Memang orang dengan emosi yang labil akan lebih cepat memutuskan sesuatu berbeda dengan orang yang memiliki emosi yang stabil. Nah meskipun penelitian ini telah menemukan gen sebagai faktor kebahagiaan pernikahan Anda, jangan mengira pernikahan Anda akan bahagia hanya karena gen ini.

Berhasil atau tidaknya suatu pernikahan membutuhkan kerja sama suami istri. Saling mengerti dan memperhatikan emosi pasangan akan membuat pernikahan Anda bahagia dan jauh sari stress. Nah ladies, semoga hal ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda ya.

 

(vem/sir)
What's On Fimela