Sukses

Fashion

7 Model Cincin Nikah Emas London yang Memukau, Simbol Cinta dengan Pasangan

Fimela.com, Jakarta - Pernikahan merupakan suatu peristiwa yang sangat berarti dan dilambangkan dengan simbol cinta yang abadi, salah satunya adalah cincin pernikahan. Oleh karena itu, pemilihan cincin yang sesuai sangatlah penting, dan "emas London" sering kali menjadi pilihan utama karena reputasinya yang sangat baik di kalangan masyarakat.

Di Indonesia, "emas London" sering diasosiasikan dengan perhiasan atau emas batangan yang memiliki kualitas tinggi, yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan pemurnian emas terkemuka di seluruh dunia. Meskipun namanya mengandung kata London, emas ini dapat berasal dari berbagai negara seperti Swiss, Dubai, atau Jepang, yang semuanya menjamin kemurnian dan kualitasnya.

Bagi Anda yang sedang mencari ide-ide menarik, artikel ini akan membahas secara mendalam tentang apa itu emas London dan juga akan menyajikan tujuh model cincin pernikahan emas London yang bervariasi, mulai dari desain yang minimalis dan elegan hingga yang memiliki ornamen yang sangat detail dan menawan.

Pengertian Emas London dalam Konteks Cincin Nikah

Di Indonesia, istilah "emas London" umumnya digunakan untuk menyebut emas batangan atau perhiasan yang dihasilkan di luar negeri, yang biasanya memiliki cap dari perusahaan pemurnian emas yang terkenal. Emas ini sangat dihargai karena memiliki standar kemurnian yang sangat tinggi. Untuk emas batangan, tingkat kemurniannya dapat mencapai 99,99% (24 karat), sedangkan untuk perhiasan, kadarnya bisa mencapai 91,6% (22 karat). Emas yang telah terakreditasi oleh London Bullion Market Association (LBMA) memiliki kemurnian minimal 99,5%, sehingga lebih mudah diterima di pasar internasional.

Dalam hal cincin nikah, istilah "emas London" sering digunakan untuk merujuk pada emas dengan kemurnian tinggi, seperti yang ditemukan pada 24 karat (99,99%). Namun, karena emas murni 24 karat memiliki sifat yang lunak dan rentan terhadap goresan, perhiasan ini kurang ideal untuk penggunaan sehari-hari. Oleh karena itu, para ahli perhiasan biasanya menyarankan penggunaan kadar emas 18K (75% emas murni) untuk cincin nikah. Kadar ini memberikan keseimbangan yang baik antara kemurnian, daya tahan, dan kenyamanan untuk pemakaian jangka panjang.

1. Desain Minimalis (Plain Band)

Desain yang minimalis dan elegan selalu menjadi pilihan yang tak pernah pudar untuk cincin kawin berbahan emas. Model yang sederhana tetapi tetap klasik ini memancarkan daya tarik yang tidak akan pernah hilang dan terlihat sangat menawan ketika dikenakan di jari. Cincin emas polos dengan gaya minimalis menjadi simbol dari kesederhanaan yang menyimpan makna mendalam dalam sebuah pernikahan. Tanpa adanya ukiran tambahan atau batu permata, desain ini justru menonjolkan keindahan alami dari emas itu sendiri.

Keindahan dari emas murni ini melambangkan kejujuran serta komitmen yang tulus antara pasangan. Model cincin ini sangat ideal untuk pasangan yang menghargai gaya yang abadi, kenyamanan, dan kepraktisan dalam penggunaan sehari-hari. 

2. Cincin Solitaire (Batu Tunggal)

Cincin solitaire selalu menjadi favorit karena desainnya yang minimalis namun tetap berkelas. Model ini menonjolkan satu berlian atau batu permata tunggal yang menjadi sorotan utama.

Pada tahun 2026, desain solitaire mengalami pembaruan dengan bentuk yang lebih ramping dan proporsi batu yang seimbang. Inovasi ini memberikan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan, menjadikannya pilihan yang sangat modern.

Sebuah batu permata tunggal ini melambangkan cinta yang utuh dan komitmen yang mendalam. Desain yang klasik dan anggun ini seringkali menjadi pilihan utama untuk cincin tunangan maupun cincin pernikahan, mencerminkan keunikan dari setiap hubungan.

3. Cincin Pave (Bertatahkan Berlian Kecil)

Pasangan yang menginginkan kesan mewah namun tetap sederhana kini banyak memilih model cincin emas yang dihiasi dengan berlian kecil. Cincin pave, yang memiliki banyak berlian kecil yang tertanam rapat di sepanjang band cincin, menawarkan kilauan yang intens dan tampilan yang elegan tanpa terlihat berlebihan.

Contohnya, Classic Pave Oval Ring menggabungkan bentuk batu oval klasik dengan detail pav di sekeliling band, yang menambah keindahan dan kilau. Penempatan berlian yang rapat ini menciptakan efek visual yang menakjubkan, mampu menangkap cahaya dari berbagai sudut. Cincin pave sangat cocok bagi mereka yang menginginkan kombinasi antara kemewahan dan keanggunan.

4. Cincin Two-Tone (Dua Warna Emas)

Cincin kawin emas dengan dua warna memiliki makna yang mendalam bagi banyak pasangan. Model two-tone biasanya menggabungkan white gold dan yellow gold, atau white gold dan rose gold, dalam satu desain yang terlihat serasi.

Kombinasi dua warna emas dalam cincin ini melambangkan penyatuan dua karakter yang berbeda dalam sebuah ikatan pernikahan. Hal ini mencerminkan keunikan masing-masing individu yang saling melengkapi satu sama lain.

Desain cincin ini memberikan fleksibilitas dalam gaya, sehingga memungkinkan untuk dipadukan dengan perhiasan lain yang memiliki warna emas berbeda. Cincin two-tone menjadi pilihan yang menarik bagi pasangan yang ingin menekankan keharmonisan meskipun terdapat perbedaan. 

5. Cincin Ukiran (Engraved)

Cincin dengan ukiran memberikan nuansa yang sangat personal dan memiliki makna emosional yang dalam. Salah satu model cincin pernikahan yang istimewa adalah cincin dengan ukiran sidik jari, di mana desain cincin disesuaikan dengan bentuk sidik jari pasangan.

Karena setiap individu memiliki sidik jari yang unik, cincin ini menjadi sangat khas dan pribadi. Selain itu, ukiran pada cincin juga dapat berupa berbagai motif tradisional, inisial nama, atau tanggal-tanggal penting dalam hidup pasangan.

Model cincin berukir ini sangat cocok untuk pasangan yang menghargai nilai-nilai emosional, karena setiap kali cincin tersebut dipakai, akan selalu ada kenangan dan janji yang diingat. Inilah keindahan dari desain yang sederhana namun penuh arti, membuat cincin ini lebih dari sekadar aksesori, tetapi juga simbol cinta yang abadi.

6. Cincin Stackable (Bertumpuk)

Cincin yang dapat ditumpuk adalah jenis perhiasan yang terdiri dari beberapa cincin yang dirancang untuk dikenakan secara bersamaan. Desain ini memberikan kesan berlapis yang modern dan menarik saat dikenakan di jari.

"Stackable wedding rings merepresentasikan jenjang hubungan sejak awal hingga pernikahan, melambangkan pertumbuhan dan evolusi cinta." Setiap cincin dalam tumpukan ini dapat menggambarkan fase-fase yang berbeda dalam perjalanan cinta pasangan.

Model cincin ini menawarkan fleksibilitas yang tinggi, memungkinkan pasangan untuk menambah cincin baru di masa depan, seperti cincin untuk merayakan peringatan atau ulang tahun. Dengan demikian, tampilan cincin ini menjadi dinamis dan dapat disesuaikan dengan selera serta gaya pribadi masing-masing individu.

7. Cincin Nikah Emas London Full Eternity

Cincin full eternity memiliki hiasan batu yang mengelilingi seluruh bagian cincin. Tampilan ini memberikan kesan glamor dan istimewa.

Model ini sering dipilih untuk cincin wanita karena tampilannya yang memukau. Kilau emas London berpadu indah dengan taburan batu.

Namun, karena detailnya cukup penuh, cincin ini lebih cocok digunakan pada acara tertentu atau momen spesial.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading