Setelah Diperkosa, Gadis Cantik Kehilangan Matanya

Fimela diperbarui 22 Agu 2015, 11:55 WIB

Dari hari ke hari, tindak kekerasan dan berbagai kasus kriminalitas nampaknya justru semakin marak dan semakin memprihatinkan. Yang lebih menyedihkan, kasus kekerasan ini tidak sedikit yang dilakukan oleh orang-orang terdekat. Kisah sedih dan tragis kali ini menimpa seorang gadis remaja asal Argentina.

Dilansir dari laman metro.co.uk, remaja yang tidak disebutkan namanya ini baru saja menjadi korban pemerkosaan di kota General Pinedo, Argentina Utara di Chaco. Penderitaan remaja ini tak hanya sampai di sini saja, setelah diperkosa ramai-ramai, mata remaja 16 tahun ini justru dicungkil oleh kakak perempuannya sendiri.



Atas insiden mengerikan ini, polisi setempat telah menangkap sang kakak. Kepada polisi, sang kakak mengaku bahwa ia melakukan hal tersebut untuk mengusir roh jahat yang ada dalam diri adik. Ia juga mengaku bahwa ada seorang pendeta lokal yang memerintahkannya untuk mencungkil mata sang adik dalam rangka membantu mengusir roh-roh jahat yang baru saja dilihat sang adik.

Sumber lain yakni mirror.co.uk, selain sang kakak, pelaku pemerkosaan dan pendeta lokal juga telah ditangkap oleh kepolisian setempat. Kasus ini akan diselidiki lebih lanjut. Para pelaku pemerkosaan maupun kakak dan pendeta dikatakan akan mendapatkan hukuman setimpal dengan apa yang mereka perbuat. Sementara si remaja yang malang, ia sedang dirawat intensif di rumah sakit setempat.

Komisaris polisi Pablo Almiron mengungkapkan "Ini adalah pertama kalinya dalam 22 tahun karir saya, saya menemukan kasus semacam ini. Ini sungguh aneh dan sangat mengerikan. Jaksa juga mengatakan bahwa ini adalah kasus pertama yang cukup aneh di dalam hidupnya. Hal ini sangat sulit untuk dijelaskan."

Ladies, sungguh mengerikan dengan apa yang menimpa remaja ini ya. Pepatah bilang, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Semoga saja kondisinya perlahan pulih. Semoga pula ia bisa menerima kenyataan dan lebih bersabar untuk menjalani hidup ke depannya. Semoga sang kakak dan pelaku kejahatan lainnya mendapatkan hukuman setimpal dengan apa yang mereka perbuat.

(vem/mim)