Ini Sayang atau Obsesi? #TanyaSETIPE

Fimela diperbarui 09 Okt 2015, 18:00 WIB

Aku memendam perasaan suka padanya selama 10 tahun, ini cinta atau obsesi?

Dear Vemale,

Halo, Aku Dira, 19 tahun dari Kuningan

Aku suka sama cowok selama 10 tahun semenjak 3 SD sampai sekarang kuliah. Karena dulu sebelum aku suka, cowok itu suka duluan sama aku sejak kelas 3 SD. Tapi dulu, aku tidak mau pacaran dulu, sehingga aku menolak dia.

Setelah kejadian itu aku kena karma, aku jadi suka sama dia sampai sekarang. Dari dulu aku coba deketin dia lagi, tapi nihil, nggak ada respon apa pun dari dia. Akhirnya aku coba memendam perasaan sukaku sampai sekarang, karena aku nggak bisa move on dari dia.

Aku bahagia melihat foto dia di sosmed. Gara-gara dia aku jadi suka lagu barat, karena setiap dia memutar lagu di sosmed aku langsung download lagu itu.

Kenapa aku nggak bisa move on? Ya karena aku selalu berharap suatu saat nanti dia bakal nyadar bahwa ada 1 wanita yang suka sama dia, yang dengan setia menunggu dia. Tapi aku tahu mungkin harapan itu nggak bakal terwujud.

Menurut vemale aku harus bagaimana?

(vem/setipe/ama)
What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Analisa Tim Setipe

Foto: Copyright Thinkstockphotos.com

Hai, Dira. Wah, 10 tahun adalah waktu yang cukup lama lho untuk menunggu seseorang. Bahkan bisa dikatakan lama sekali. Di usia kamu saat ini, memang sudah masa nya untuk mulai belajar berkomitmen dalam sebuah hubungan yang sehat. Kalau bicara tentang pernikahan memang masih terlalu jauh, perjalanan masih panjang. Kecuali kalau kamu memikirkan untuk menikah di usia muda. Tapi kamu perlu pastikan betul, sepuluh tahun masa penantianmu ini karena apa: Penasaran, obsesi atau memang sayang?

Supaya kamu bisa lebih paham tentang perasaanmu sendiri, coba Jawab pertanyaan di bawah ini:

  1. Apa kamu punya perasaan ingin memiliki yang sangat besar dan dengan menghalalkan segala cara dan usaha untuk mendapatkan dia, bahkan kalau harus mengorbankan perasaan sendiri? Kalau iya, itu namanya obsesi.
  2. Apa kamu bisa menerima dia apa adanya, bukan karena fisik atau materi semata serta memiliki keinginan yang kuat untuk menjalin hubungan dengan semua kekurangannya? Kalau iya, itu namanya sayang.


Perasaan sayang itu juga ada bukan dinilai dari lama atau tidaknya kita mengenal orang itu, tapi dinilai dari seberapa nyaman kita bisa berada di samping orang itu dan merasa kehilangan jika orang itu tidak ada.  Sedangkan obsesi memiliki sisi positif dan negatif. Entah itu dapat membuatmu menjadi lebih baik, atau membuatmu untuk selalu mengorbankan diri sendiri.

3 dari 3 halaman

Solusi Setipe

Nah, menjawab pertanyaan kamu, yang harus kamu lakukan adalah memahami terlebih dahulu, sebenarnya apa sih yang sedang kamu rasakan saat ini? Kedewasaan dan kematangan memang sangat penting dalam memulai sebuah hubungan. Apa penantianmu selama ini ada gunanya atau bahkan sudah jelas ke mana arahnya? Jangan buang-buang waktu kamu. Jika kamu stuck hanya pada satu orang saja, hal ini bisa membuat kamu tidak mampu melihat berbagai kemungkinan yang datang dari orang lain.  So, yuk buka mata, hati, dan pikiran.

[pos_1]