Terlalu Banyak Konsumsi Gula, Susu, Wine dan Gluten Akan Berikan Efek Yang Nggak Banget Pada Wajah

Fimela diperbarui 05 Nov 2015, 11:11 WIB

Selama ini makanan dan minuman lebih banyak dikaitkan dengan berat badan serta manfaat dan bahaya bagi kesehatan tubuh. Padahal, makanan dan minuman juga sangat berpengaruh pada kesehatan kulit lho, Ladies. Hal ini diungkapkan secara jelas oleh Dr. Nigma Talib, seorang dokter dan ahli perawatan kulit dalam buku Reverse the Signs of Ageing, seperti kata Goodhousekeeping.com.

Dari kulit wajah kita saja, Dr. Nigma sudah bisa membedakan lho jenis makanan apa yang biasa kita konsumsi. Ia juga punya julukan sendiri untuk kulit-kulit tersebut. Di antaranya wine face untuk jenis kulit dari orang yang banyak konsumsi anggur, dairy face untuk konsumsi susu, sugar face untuk konsumsi gula, dan gluten face untuk konsumsi gluten.

Mau tahu dari mana Dr. Nigma bisa mengenali jenis kulit tersebut? Ini tanda-tandanya pada wajah.

(vem/reg)
What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Wine Face

Foto: copyright Goodhousekeeping.com/Ulysses Press

Ciri-Ciri: Garis halus atau bintik di antara mata, kelopak mata menggantung, keriput di bawah mata, kulit kering di pipi bagian atas, pori-pori membesar, kulit kemerahan, garis tawa terlihat jelas.

Artinya: Selain menunjukkan kandungan gula yang berlebihan, kulit kamu juga terlihat mengalami dehidrasi, Ladies (wine menyebabkan dehidrasi). Tubuh kehilangan banyak air, akibatnya hati harus bekerja ekstra keras dan pencernaan juga tidak berjalan baik. Hal itu akan menyebabkan kulit menjadi keriput, kemerahan, dan tidak kencang lagi.

Untuk mengembalikan kulit ke kondisi semula, Dr. Nigma mengatakan bahwa caranya adalah dengan berhenti mengkonsumsi alkohol selama 3 minggu.

3 dari 5 halaman

Dairy face

Foto: copyright Goodhousekeeping.com/Ulysses Press

Ciri-Ciri: Kelopak mata sembab, mata berkantung dan ada lingkar hitam, jerawatan, kulit pipi pucat, dan ada bintik-bintik pada dagu. 

Artinya: "Seiring bertambahnya usia, tubuh semakin kehilangan enzim yang berperan dalam pencernaan laktosa. Hal ini akan menyebabkan peradangan di  seluruh tubuh, termasuk wajah, dan ditandai dengan penampilan wajah yang lesu serta kemerahan," jelas Dr. Nigma.

Jika wajahmu tampak lesu dan seperti wajah mengantuk, serta kulit tampak kusam dan agak bengkak, Dr. Nigma menyarankan agar kamu berhenti mengkonsumsi susu dan olahannya selama beberapa minggu untuk melihat perbedaanya. 

4 dari 5 halaman

Sugar Face

Foto: copyright Goodhousekeeping.com/Ulysses Press

Ciri-Ciri: Garis halus dan keriput di dahi, mata berkantung, bintik-bintik di seluruh wajah, wajah tampak tirus, kulit menipis dan wajah tampak pucat atau tidak berseri. 

Artinya: Gula menyebabkan glycation, sebuah proses di mana molekul glukosa yang berlebih akan melekat pada kolagen, mendistorsi dan cenderung membuat kulit menjadi kaku. 

Solusi untuk mengembalikan kulit ke kondisi semula tentu saja dengan hanya mengkonsumsi gula seminimal mungkin.

5 dari 5 halaman

Gluten Face

Foto: copyright Goodhousekeeping.com/Ulysses Press

Ciri-Ciri: Bintik-bintik pada dahi, pipi, dan dagu, noda kehitaman pada dagu, dan pipi menjadi agak bengkak serta kemerahan. 

Artinya: Gluten dapat menyebabkan usus bocor dan mengarah pada terjadinya peradangan. Reaksi ini akan mempengaruhi pigmentasi kulit, dan mengakibatkan munculnya bintik-bintik serta noda kehitaman. Sama seperti masalah kulit lain, berhenti mengkonsumsi gluten dulu ya untuk sementara agar kulit kembali sehat seperti semula.

Fakta ini bisa sekaligus menjadi acuan bagi kita lho, Ladies. Jika kita lebih memperhatikan penampakan kulit, maka kita akan tahu jika saja sudah terlalu banyak mengkonsumsi gula, susu, dan sebagainya.

[pos_1]