Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Pahalanya Setara Puasa Satu Tahun

Fimela diperbarui 01 Jul 2016, 13:42 WIB

Tak terasa, dalam hitungan hari ke depan umat muslim telah sampai pada hari raya Idul Fitri atau lebaran. Dengan adanya lebaran, hal itu menandakan bahwa umat muslim tak lagi wajib menjalankan ibadah puasa. Yang ada, umat muslim yang memiliki hutang puasa atau nazar puasa, ia wajib membayar hutan atau nazar tersebut. Selain membayar hutang dan nazar, puasa yang bisa dilakukan umat muslim selepas ramadan adalah puasa sunah.

Puasa sunah bisa berupa puasa senin kamis, puasa daud, puas asyura dan tasungak atau puasa sunah lainnya. Selepas ramadan, di bulan syawal sendiri ada puasa sunah yang dinamakan dengan puasa syawal. Puasa sunah syawal sendiri dianjurkan untuk dilakukan selama 6 hari yaitu di hari kedua bulan syawal sampai hari ke 7 bulan syawal. Dari berbagai sumber, puasa syawal adalah puasa sunah yang sangat mulia dan sangat besar pahalanya.

Orang muslim beriman yang berpuasa syawal selama 6 hari dan melakukannya dengan tulus serta ikhlas, maka ia berhak mendapatkan pahala setara dengan ketika ia melakukan puasa selama satu tahun penuh. Dalam sebuah riwayat dijelaskan,

"Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadan lalu diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa selama setahun penuh." (HR. Muslim, Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan An Nasa'i).

Menguatkan riwayat ini, Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barang siapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas Idul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat oleh Allah." Dalam riwayat lain dikatakan, "Allah telah melipatgandakan setiap kebaikan dengan sepuluh kali lipat. Puasa bulan Ramadan setara dengan berpuasa sebanyak sepuluh bulan. Dan puasa enam hari bulan syawal yang menggenapkannya menjadi satu tahun." (HR An Nasa'i & Ibnu Majah). Hadist ini sendiri dicantumkan di dalam hadist Shahih At Targhib.


Memang, berpuasa selepas hari raya Idul Fitri bukanlah perkara yang mudah. Apalagi, ketika di hari ke dua ke tiga dan seterusnya di bulan syawal digunakan untuk bersilaturahmi ke sanak saudara, kerabat juga sahabat. Tapi, selama kamu ikhlas dan tulus menjalankan puasa syawal semata-mata karena Allah, puasa syawal bukanlah perkara yang sulit. Selain mendapatkan pahala yang berlipat ganda, kamu juga akan mendapat ketenangan serta perasaan yang sangat lega karena telah melakukan puasa sunah syawal.

Untuk kamu yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa, selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga kita semua semakin tulus, ikhlas dan semangat dalam menjalankan segala perintah Allah juga segala larangannya. Semoga kita tak hanya semangat dalam menjalankan ibadah wajib tetapi kita juga tulus dalam menjalankan ibadah sunah sebagai penyempurna ibadah wajib kita.



(vem/mim)