Terbebani dengan Tas Sekolah yang Berat, Murid Protes

Fimela diperbarui 25 Agu 2016, 12:50 WIB

Merasa terbebani dengan bawaan tas sekolah yang berat, dua bocah SD kelas tujuh di India menggelar konferensi pers. Mereka protes soal beban anak sekolah yang harus membawa tas seberat 5-7 kg setiap hari ke sekolah.

Seperti yang dilansir oleh indiatimes.com, awak media di Press Club terkejut ketika didatangi dua anak sekolah dari Vidya Niketan School. Kedua anak tersebut mengatakan ingin menggelar konferensi pers soal beratnya tas yang mereka bawa ke sekolah sehari-hari.

"Kami setidaknya membawa 16 buku untuk 9 mata pelajaran setiap hari dan kadang jumlahnya meningkat sampai 18 atau 20, tergantung mata pelajaran yang akan diajarkan di kelas hari itu. Tas sekolah kami beratnya antara 5-7 hari dan sangat capek sekali membawanya ke ruang kelas yang ada di lantai tiga," papar bocah yang berusia 12 tahun pada reporter yang ada di sana.



Anak sekolah tersebut juga bilang kalau sudah menyampaikan permohonan ke kepala sekolah untuk mengurangi beban tas sekolah. Hanya saja responnya kurang memuaskan.

Kadang-kadang orang tua juga ikut membantu membawakan tas sekolah anaknya ke ruang kelas. Dua bocah tersebut juga menawarkan solusi. Solusi yang mereka tawarkan adalah agar pihak sekolah bisa memberi izin muridnya menaruh sejumlah buku di sekolah atau sekolah mengurangi jumlah jam pelajaran setiap harinya.

Menurut bocah tersebut, setiap harinya di sekolah ada 8 jam pelajaran. Untuk setiap mata pelajaran, mereka harus membawa buku catatan juga buku tugas. Belum lagi dengan beberapa buku tambahan lainnya yang membuat beban tas semakin berat saja.



Menurut undang-undang Kejaksaan Tinggi Bombay, pemerintah Maharashtra telah mensosialisasikan soal pengurangan beban tas sekolah. Juga memberi aturan atau rekomendasi soal beban tas sekolah yang tak memberatkan murid. Pihak sekolah pun sudah seharusnya mengikuti aturan tersebut.

Saat kedua bocah tersebut ditanya apa yang akan mereka lakukan jika pihak sekolah tetap tak mengabulkan permintaan mereka, mereka bilang akan mogok makan sampai permintaan mereka dikabulkan. Semoga masalah mereka bisa segera terselesaikan dengan baik, ya.

(vem/nda)

Tag Terkait