4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengatur Keuangan Anak

Fimela diperbarui 04 Feb 2017, 08:16 WIB

Setiap orangtua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Maka tidak mengherankan jika orangtua akan melakukan apa saja agar segala kebutuhannya terpenuhi. Termasuk masalah keuangan. Saat keuangan terpenuhi harapannya, si kecil akan merasa lebih bahagia. Tentu saja ada rasa bangga dari orangtua karena sanggup memberikan yang terbaik untuk anak.

Tapi tahukah Mom, seringkali orangtua melakukan beberapa kesalahan yang justru akan merusak rencana keuangan untuk si kecil. Yuk, simak beberapa kesalahan yang sering dilakukan orangtua.

    Terlalu Royal Pada Anak

    Memberikan yang terbaik untuk anak memang perlu, tapi bukan berarti semua keinginan anak dipenuhi. Tetap tentukan prioritas yang harus Mom pilih, sayang boleh tapi tetap harus sanggup mengontrol keinginan.

    Tidak Mengajarkan Nilai Uang

    Mengajarkan nilai uang pada anak sangat penting dilakukan. Tidak hanya bagaimana cara membelanjakan, tapi juga Mom perlu mengajarkan tentang bagaimana usaha untuk mendapatkan uang. Ada usaha yang harus dilakukan, hal ini penting agar anak lebih menghargai uang.

    Segalanya Anak

    Orangtua seringkali merelakan tabungannya demi anaknya. Membahagiakan dan memenuhi kebutuhan anak memang penting, tapi bukan berarti Mom merelakan semuanya demi anak termasuk tabungan pensiun Mom.

    Menunda Menabung Dana Pendidikan

    Banyak yang menganggap tabungan pendidikan tidak perlu. Namun yang benar adalah, menabung untuk dana pendidikan anak sebaiknya dimulai sejak anak dalam kandungan. Sisihkan 15% dari penghasilan Mom dan suami sebagai dana pendidikan anak. Tentu Mom ingin memberikan yang terbaik untuk anak bukan?

Mom, demikian 4 kesalahan yang sering dilakukan orangtua saat menyiapkan dana pendidikan anak. Kalau Mom, apa saja yang dilakukan untuk menyiapkan pendidikan anak? Share yuk di kolom komentar.

(vem/apl)