Cara Makan yang Benar Saat Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat

Fimela diperbarui 22 Mei 2018, 13:34 WIB

Tidak makan dan minum saat puasa bukan berarti membuat tubuh kita terserang penyakit. Melainkan ketika kita berpuasa tubuh akan memiliki keuntungan seperti kesempatan beristirahat bagi alat pencernaan dan memperbaiki proses regenerasi pencernaan.

Namun jika ingin mendapatkan manfaat dari puasa tersebut, kamu harus mengonsumsi makan sehat. Ketua Department Ilmu Gizi RSCM FKUI, dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK menjelaskan

penting untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh ketika puasa.

Pada saat puasa, waktu makan terbagi menjadi tiga, yaitu ketika sahur, berbuka, dan setelah tarawih. Berikut ulasan cara benar mengonsumsi makanan saat bulan puasa.

Pada saat sahur

Saat sahur utamakan mengkonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein. sayur, dan buah serta air putih 2-3 gelas. Hindari minuman yang manis karena dapat mempercepat rasa lapar muncul.

Pada saat berbuka

Saat berbuka puasa biasanya makan kita jadi tidak terkontrol karena lapar mata. Padahal berbuka puasa yang benar ialah diawali dengan makanan atau minuman yang manis untuk mengganti kadar glukosa darah yang sudah turun selama berpuasa seperti teh manis. kurma, dan kolak.

Lanjutkan dengan makan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah serta minum 3-4 gelas air putih. Setelah tarawih bisa diisi kembali dengan makanan kecil serta air putih 1-2 gelas.

Setelah Tarawih

Sebaiknya setelah tarawih jangan makan-makan berat. Jika lapar melanda kamu bisa makan buah atau minum 1-2 gelas.

"Pola makan saat puasa perlu disesuikan dengan perubahan frekuensi makan saat puasa. Jumlah makan saat puasa disesuikan dengan kondisi seseorang, komposisi makanan harus memenuhi komposisi makanan seimbang, serta cairan harus tercukupi dengan memilih jenis dan suhu minuman,"ujar dr. Fiastutu, saat ditemui di Beranda Kitchen, Senin, (21/5).

 

(vem/asp)
What's On Fimela