Defia Ingin Ajak Orangtua ke Tanah Suci Bila Bonus Rp1,5 Miliar Cair

Fimela diperbarui 20 Agu 2018, 10:15 WIB

Defia Rosmaniar menjadi atlet pertama yang menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018. Peraih emas Asian Games 2018 dari cabang taekwondo tersebut juga merasa bangganya perjuangannya ditonton oleh Presiden Joko Widodo sejak semifinal hingga final. Sudah membuat Indonesia bangga, sebagai peraih medali emas Asian Games, Defia nantinya bakal mendapat bonus Rp1,5 miliar.

Perempuan 23 tahun tersebut pun sudah punya rencana mau menggunakan bonus tersebut untuk apa. "Yang pasti dipakai untuk yang baik-baik," katanya usai penyerahan medali di arena taekwondo Asian Games 2018 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (19/8) seperti yang dikutip dari merdeka.com. Dia juga punya rencana ingin membawa orangtuanya beribadah ke Tanah Suci.

Defia menyatakan bahwa ia akan mempersembahkan medali emasnya untuk ayahnya tercinta. "Ayah yang paling mendukung saya di taekwondo," terang gadis asal Bogor ini yang mengenal taekwondo sejak SMP dari kakaknya. Sang ayah wafat pada hari Kamis, 19 April 2018 lalu. Kabar meninggalnya ayah Defia didapat saat tim taekwondo Indonesia sedang menjalani try out(TO) di Korea Selatan pada 15 Maret-11 Agustus 2018.

"Defia sempat pulang karena ayahnya meninggal. Tanggal 20 April (Jumat) kami pulang. Sebetulnya hari Jumat itu sudah dikuburkan. Kami tahu kabarnya Kamis malam. Kami cari tiket dari Korea tidak bisa dadakan. Jadi kami pulang dan sampai di Indonesia Jumat tengah malam. Sabtunya, Defia pergi ke makam ayahnya. Hebatnya, hari Minggunya ia sudah kembali dengan semangat yang tinggi," ujar Rahmi Kurnia, manajer tim taekwondo Indonesia seperti yang dikutip dari liputan6.com.

Perempuan berhijab kelahiran 25 Mei 1995 itu mengalahkan Salahshouri Marjan dari Iran dalam pertandingan final di JCC Senayan, Jakarta, Minggu. Selamat untuk Defia, semoga bisa terus berprestasi membuat harum nama Indonesia.

(vem/nda)
What's On Fimela