Mamogram Untuk Mendeteksi Kanker Payudara

FimelaDiterbitkan 29 Juni 2013, 14:38 WIB

Jika anda seorang wanita yang memiliki resiko lebih besar untuk terjangkit kanker payudara yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, baik bagi anda untuk melakukan mammogram secara teratur. Seperti yang dapat dikutip dari cancer.gov, mammogram adalah gambar sinar x payudara.

Mammogram dilakukan untuk melakukan pengecekan pada wanita yang tidak mengalami gejala-gejala yang umum timbul ketika anda menderita kanker payudara. Penelitian menunjukan bahwa mammogram telah mengurangi angka kematian pada wanita dengan usia 40 sampai 70 yang disebabkan oleh kanker payudara.

Mammogram dapat berbentuk gambar x ray masing-masing payudara. Gambar x ray memungkinkan untuk mendeteksi tumor yang tidak dapat dirasakan oleh pasien. Mammogram juga dapat menemukan kalsium yang sangat kecil atau microcalcifications yang dapat mengindikasikan adanya kanker payudara. Mammogram jenis ini dinamakan screening mammogram.

Selain untuk mendeteksi kanker payudara pada pasien yang tidak mengalami gejala, mammogram juga dapat digunakan untuk mengecek adanya kanker payudara setelah gumpalan atau tanda-tanda dan gejala-gejala kanker payudara lainnya ditemukan. Jenis mammogram ini dinamakan diagnostic mammogram.

Diagnostic mammogram juga dapat digunakan untuk mengevaluasi perubahan yang ditemukan selama screening mammogram. Di samping itu, diagnostic mammogram juga dapat digunakan untuk meneliti jaringan payudara ketika screening mammogram sulit dilakukan karena disebabkan oleh beberapa hal seperti implant payudara.

Disarankan kepada wanita yang berusia 40 atau lebih untuk melakukan screening mammogram secara teratur setiap 1 sampai 2 tahun sekali. Screening mammogram sangat berguna karena dapat mendeteksi kanker payudara sejak dini dan maka dari itu perawatannyapun dapat dimulai lebih dini.

Oleh: Desti Ayu Ruhiyati

(vem/tyn)
What's On Fimela