Minimalisir Penggunaan Karpet!

Fimela diperbarui 12 Jul 2013, 12:03 WIB

Asma adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan yang dapt terjadi kapan saja di mana saja. Hal itu dikarenakan pemicu asma beragam jenisnya. Mulai dari debu, serbuk bunga, hingga alergi. Benda-benda itu dapat tersebar dimana saja, salah satunya di rumah.

Rumah adalah lebih dari tempat beristirahat. Rumah umumnya ditata sedemikian rupa sehingga nyaman bagi penghuninya. Namun, jika Anda penderita asma, hendaknya mengurangi penggunaan karpet.

Karpet terdiri dari jalinan benang-benang atau bulu yang bisa menjadi ‘perangkap’ debu dan partikel halus lainnya. Hal ini tentu membahayakan karena bisa menjadi pemicu asma. Apabila Anda menempatkan karpet tebal di tempat Anda beristirahat, terutama kamar tidur, hal ini mudah menyebabkan Anda terserang asma saat malam hari.

James T C Li, M.D., Ph.D. dari situs mayoclinic.com mengatakan bahwa penggunaan karpet mengharuskan penggunanya untuk sering membersihkannya sehingga meminimalisir debu, tungau, serbuk, dan partikel halus lainnya. Bersihkanlah dengan vacuum cleaner secara teratur.

Apabila Anda tinggal dirumah yang mana hampir seluruh permukaan lantainya tertutupi oleh karpet, lebih baik Anda ganti dengan keramik atau kayu (hard flooring). Memilih hard flooring pun tidak sembarangan karena ada beberapa jenis hard flooring sintesis yang melepaskan gas tertentu yang disebut volatile organic compounds (VOCs) yang malah memperburuk asma Anda. VOCs ini akan melepaskan gas tersebut beberapa saat setelah dipasang.

Oleh: Zurriat Nyndia

(vem/rsk)
What's On Fimela