Para ibu menyusui banyak menggunakan sebuah alat yang dapat memompa air susu dari dalam payudaranya. Alat ini disebut sebagai pompa ASI. Alat seperti ini biasanya digunakan oleh para ibu menyusui yang harus kembali bekerja meskipun mereka masih dalam masa-masa menyusui. Dengan menggunakan alat ini, mereka bisa tetap menyusui bayi mereka dan melakukan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab mereka.
Cara alat ini bekerja adalah dengan memompa air susu ibu dan kemudian menyimpannya di wadah lain. Hal ini dilakukana agar jika nanti bayi membutuhkan air susu ibunya, tetapi ibu bayi tersebut masih berada di kantor, ia masih tetap bisa meminum ASI yang sangat ia perlukan.
Seperti yang dilansir di fda.gov, terdapat 3 tipe pompa ASI yang dapat digunakan oleh para ibu menyusui tersebut. Tipe yang pertama adalah pompa ASI manual. Pompa ASI yang satu ini tidak memerlukan baterai ataupun juga listrik untuk dapat bekerja.
Pompa ASI tipe kedua adalah pompa ASI yang bekerja dengan menggunakan baterai. Sebelum menggunakan pompa ASI jenis ini, anda perlu memastikan bahwa baterai dalam pompa ASI anda masih penuh sehingga nantinya proses pemompaan air susu ini tidak terhambat dikarenakan baterainya habis.
Pompa ASI tipe terakhir adalah pompa ASI yang dapat bekerja dengan menggunakan tenaga listrik. Jadi, jika suatu hari listrik di daerah anda mati, anda tidak dapat memompa air susu untuk bayi anda nanti.
Oleh : Meilia Hardianti
What's On Fimela
powered by