Tips Memberi Susu Formula bagi Bayi

FimelaDiterbitkan 01 Agustus 2013, 06:36 WIB

Moms, bisa memberi ASI, terlebih secara ekslusif, memang berkah terbesar bagi setiap ibu. Masalahnya, tidak semua ibu bisa menikmati karunia tersebut dan terkadang kita sebagai seorang ibu tidak dapat menyusui buah hati kita karena berbagai alasan. Untuk solusinya, kita biasa memberikan asupan gizi pengganti lewat susu formula.

Ada baiknya kita juga berkonsultasi ke dokter untuk memperoleh informasi yang mana yang aman dan sesuai dengan kebutuhan gizi bayi kita agar dapat tumbuh kembang dengan sehat dan sempurna.

Bagaimana sebaiknya kita memberikan formula kepada bayi kita? Situs aboutkidshealth.ca berbagi tips untuk anda.

- Jumlah formula yang diberikan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi bayi, dengan jumlah yang bermacam-macam dari hari ke hari.

- Bayi biasanya telah mendapatkan jumlah formula yang sesuai apabila memiliki berat badan ideal dan terlihat antusias seusai diberikan formula.

- Walaupun mereka terlihat tenang, pastikan untuk memberikan formula setiap si kecil sudah menunjukkan isyarat meminta. Jangan menunggu mereka lapar atau menangis.

- Letakkan bayi dalam posisi tegak sebagaimana posisi orang dewasa ketika minum sehingga membuatnya merasa nyaman.

- Bayi membutuhkan beberapa saat untuk belajar menyedot, menelan, dan bernafas sekaligus ketika minum. Bila ia menunjukkan gejala seperti tersedak, hentikan pemberian atau atur agar susu tidak mengalir ke dot tiap 3-5 tegukan.

- Jangan membuat dirinya menghabiskan satu botol penuh, biarkan si kecil yang memutuskan kapan ia merasa cukup.

- Permintaan formula dari si kecil biasanya akan menurun usai 6 bulan dan mengenal makanan padat

- Jangan khawatir bila si kecil tidak bersendawa. Udara tidak menimbulkan rasa sakit di perut, melainkan mengurangi meludah. Dalam posisi tegak atau melewati bahu, si kecil dimungkinkan untuk tersedak meskipun tak selalu terjadi.

Widiatmoko Adi Putranto

(vem/ova)
What's On Fimela

Tag Terkait