BDSM Perilaku Brutal Dalam Aktivitas Seksual (1)

FimelaDiterbitkan 27 November 2013, 20:03 WIB

Aktivitas seksual yang dilakukan masyarakat semakin bervariasi. Terlepas dari variasi itu nampak sadis ataupun menyenangkan, semuanya pasti memiliki favorit sendiri-sendiri. Sebenarnya, variasi dan jenis aktivitas seksual yang ada sekarang ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Sebut saja Bondage & Discipline, Sadism & Masochism (BDSM). BDSM tergolong kelainan seksual yang ekstrim. Artikel ini membahas memulai dari membahas S&M. Sadomasochism, Sadism dan Masochism adalah aktivitas seksual yang melibatkan perilaku brutal, sadis, dan penuh dengan kekerasan.

Awalnya, penggagas aktivitas seksual ini adalah Marquis de Sade dan Leopold von Sacher-Masoch. Jadi Ladies, si Sadist ini menerima rangsangan dan mendapat gairah seksual yang meluap-luap ketika ia melakukan berbagai macam hal yang menggambarkan kekerasan/ penyiksaan kepada pasangannya.

Sedangkan si Masochist mendapat kepuasan seksual ketika menerima semua tindak penyiksaan yang dilakukan oleh pasangan (Sadistist). Bagaimana bisa? Inilah alasan mengapa perilaku ini disebut kelainan seksual.

Seperti yang dilansir oleh csun.edu, hal terburuk yang mungkin terjadi pada di masokis adalah kematian. Mengingat si Sadistist melakukan berbagai tidak kekerasan, jika perhitunganya tidak sesuai dan melampaui batas, kematianpun bisa saja terjadi.

Hal ini tidak berbeda dengan aktivitas seksual pada umumnya. Anda pasti ingin terus dan terus melakukan aktivitas seksual tersebut, sama halnya dengan sadomasochism. Gairah seksual akan terus meningkat ketika variasi penindasan bertambah parah.

Oleh: Afif Mukminin

(vem/rsk)
What's On Fimela