Ladies, Anda pasti sudah sering mendengar kemoterapi sebagai langkah perawatan seseorang yang menderita kanker darah. Namun, tahukah Anda bahwa kemoterapi tidak hanya menggunakan satu jenis obat saja, namun memadukan berbagai obat kanker darah di dalamnya?
Ya, hal inilah yang seringkali membuat pasien kanker darah merasa tidak nyaman selama dan seusai menjalani perawatan kanker darah. Banyaknya obat yang terkandung dalam perawatan tersebut terasa ‘berat’ bagi fisik penderita. Akan tetapi, sebenarnya kombinasi obat-obatan ini justru bertujuan untuk meringankan kinerja kemoterapi itu sendiri, lho.
Dijelaskan pada laman webmd.com, perawatan kemoterapi mengkombinasikan berbagai jenis obat-obatan karena tiap obat akan menyerang sel-sel leukimia dalam berbagai jalan yang berbeda pula. Pengombinasian ini juga merupakan usaha untuk mencegah sel-sel leukimia menjadi kebal terhadap suatu obat tertentu. Karena, apabila sel-sel leukimia hanya terekspos pada satu dua jenis obat saja, maka akan terdapat kemungkinan sel-sel tersebut bertransformasi dan membangun resistensi pada obat tersebut.
Selain itu, beberapa obat-obatan lain yang digunakan dalam kemoterapi bertujuan untuk mencegah tubuh penderita mengalami infeksi dan membantunya menumbuhkan sel-sel darah yang baru dan segar. Contoh obat-obatan ini adalah epoetin serta hematopoietic stimulants.
Memang, kanker darah sudah mendapatkan vonis medis sebagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi, obat-obatan yang terkandung dalam perawatan kemoterapi ini setidaknya bisa membantu pasien merasa lebih baik dan hidup sedikit lebih lama.
Oleh: Adienda Dewi S.
(vem/ver)