Batuk bayi yang menyerang bayi Bunda dapat disebabkan oleh berbagai aspek kesehatan dalam tubuh bayi Bunda. Oleh karena itu, penanganan bauk bayi Bunda tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Penanganan batuk bayi harus dilakukan sesuai dengan penyebab dari batuk bayi tersebut.
Dilansir dari parents.com, batuk yang dialami bayi Bunda dapat menjadi semakin parah. Apabila bayi Bunda mengalami gejala seperti batuk yang disertai dengan ingus yang basah dan apabila bayi Bunda mengalami kesulitan dalam bernafas, hal ini dapat disebabkan oleh gangguan pada paru-paru bayi Bunda.
Gangguan pada paru-paru bayi Bunda tersebut biasa disebut radang paru-paru atau pneumonia. Pneumonia disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang paru-paru bayi Bunda. Virus ini akan menyebabkan paru-paru bayi Bunda terisi oleh banyak cairan.
Karena cairan tersebut akan sangat mengganggu kinerja paru-paru bayi Bunda, bayi Bunda akan berusaha untuk mengeluarkannya. Hal ini akan mengakibatkan bayi Bunda batuk yang disertai dengan keluarnya dahak.
Untuk menanganinya, Bunda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Lalu dokter akan memeriksa bayi Bunda dengan menggunakan X-ray. Dokter juga akan melakukan tes kadar oksigen untuk memeriksa tingkat kerendahan kadar oksigen dalam tubuh bayi Bunda.
Jika dokter mendiagnosis penyebabnya memang adalah pneumonia, dokter akan memberikan obat antibiotik kepada Bunda. Pneumonia biasanya dapat dirawat di rumah, namun apabila gejalanya semakin parah maka bayi Bunda harus melakukan rawat inap di rumah sakit.
Oleh : Yuan Sabastian F
(vem/ver)