Ya, Anda tidak salah baca Ladies. Memang, biasanya obat kanker diberikan dalam bentuk tablet dan suntikan. Namun, para ahli medis professional telah berinovasi dengan menciptakan obat kanker otak yang menyerupai bentuk wafer.
Eits, wafer yang satu ini tidak untuk dimakan lho, Ladies, melainkan ditanam di kepala Anda. Ya, seperti yang dipaparkan oleh cancerresearchuk.org, obat ini akan ditempatkan ke dalam rongga pada otak bekas pengangkatan tumor.
Wafer ini dibuat dari gel yang mengandung obat-obatan kemoterapi. Setelah para dokter mengoperasi tumor Anda, mereka akan menanamkan wafer ini, hingga bisa mencapai 8 buah, tergantung kebutuhan. Wafer Giladel ini kira-kira berdiameter 14mm dan tebalnya sekitar 1mm.
Nah, selama beberapa hari kedepan, wafer ini akan ,melepaskan obat kemoterapi yang disebut dengan carmustine (BCNU). Curmustine sendiri merupakan sebuah dialkylating agent berbentuk gas mustard, yang bertujuan untuk mencegah replikasi dan rekaman atau penurunan DNA kanker.
Selama itu, dokter akan terus memonitor apakah wafer tersebut bekerja dengan baik pada dosis yang telah diberikan, dan selama itu pula Anda harus tinggal di rumah sakit. Kemudian, wafer ini perlahan akan terurai dengan sendirinya setelah 2 hingga 3 minggu.
Namun, tidak semua jenis kanker otak dapat ditangani dengan wafer Gliadel. Sementara ini, penggunaan wafer Gladiel hanya disetujui untuk kanker otak tipe glioblastoma multiforme dan glimoma ganas tinggi saja saja. Untungnya, wafer ini terbilang efektif dan mampu menghancurkan hamper 90% tumor ganas tersbut.
Oleh: Adienda Dewi Saraswati
(vem/ver)