Ladies, tak bermaksud jijik atau pun mengisolasi penderita TBC. Penyebaran TBC tergolong mudah yaitu melalui udara. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada apalagi bila telah dekat dengan penderita TBC. Dari batuk atau bersinnya saja kita dapat tertular bakteri yang berada di dalamnya. Ingat, bukan mengintimidasi lo, Ladies.
Dilansir oleh cdc.gov, bakteri TBC dapat menular melalui bersin maupun batuk seorang penderita TBC yang terinfeksi paru. Namun perlu diingat, TBC tak dapat menular melalui baju, perabot makanan atau minuman, jabat tangan, kamar mandi, atau benda-benda lainnya.
Jika merasa pernah kontak dengan penderita TBC, sebaiknya segera menghubungi dokter dan melakukan tes TBC. Yang terpenting, jangan lupa untuk menceritakan sudah berapa lama bertemu dengan penderita dan berapa lama waktu kontaak dengan penderita.
Namun, meskipun kontak dengan penderita TBC dan dinyatakan terdapat bakteri dalam tubuh, tidak serta merta kita dapat menyebarkan penyakit tersebut. Bakteri butuh waktu beberapa saat untuk berkembang dan menjadi aktif dalam tubuh. Setelah bakteri aktif, hal ini dapat menyebabkan seseorang menderita TBC aktif. Baru pada tahap ini seseorang dapat menyebarkan bakteri TBC.
Seseorang yang berada disekeliling penderita TBC seperti saudara atau kerabat dekat biasanya berpotensi terkena bakteri TBC. Namun hal ini bisa dicegah selama kita mengantisipasi kontak saat ia batuk atau pun bersin.
Oleh : Isti
(vem/ver)