Jogja Beauty Vlogger, Dibentuk Dengan Modal Nekat

Febriyani Frisca diperbarui 16 Agu 2019, 17:13 WIB

Fimela.com, Jakarta Dewasa ini, menjadi vlogger seperti menjadi salah satu kegiatan yang menjanjikan. Bukan sekadar mengabadikan kegiatan lewat video, tetapi, vlogging juga bisa memberi pengetahuan baru pada khalayak. Seperti yang dilakukan Indah Ulfatur, pendiri Jogja Beauty Vlogger (JBV).

Kepada Fimela.com, Indah, begitu ia akrab disapa, menceritakan perjalanannya mendirkan JBV. Menurut mahasiswi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta ini, JBV dibentuk dari kesulitannya untuk meetup dengan teman-teman komunitas kecantikan yang ia ikuti sebelumnya.  

"JBV ini komunitas baru yang aku bentuk tanggal 17 juli 2019 kemarin. Awal mula nya komunitas ini di bangun, karena aku kemrin pengen banget gabung di suatu komunitas biar nambah teman dan wawasan, tapi belum ada yang open anggota, suatu hari ada satu Blogger Vlogger Indonesia buka pendaftaran dan aku ikuti rules-nya biar bisa masuk jadi anggota. Setelah aku gabung jadi anggota, ternyata para anggota berasal dari luar Jogja kalo mau meet up gitu susah. Jadi aku kepikiran buat bentuk komunitas JBV dengan mengumpulkan beauty vlogger yang ada di Jogja biar bisa sama-sama mengembangkan vlogger jogja dan kalo mau meet up gampang," kenang Indah.

Lebih lanjut, Indah mengungkapkan bahwa berdirinya JBV ini diawali dengan kenekatan setelah ia menerima penolakan dari teman-temannya untuk membuat komunitas. "Sebelumnya sempat mencari beauty vlogger Jogja yang mau membentuk komunitas ini sama-sama, tapi malah mereka belum bersedia, jadi aku modal nekat saja sendirian. Aku banyak sharing dengan teman vlogger dari luar jogja yang sudah berpengalaman soal komunitas. Alhamdulillah aku diarahkan dan dibantu banget sama mereka," jelasnya.

What's On Fimela
Indah Ulfatur. (Sumber foto: dok.pribadi)

Dengan dibentuknya JBV, maka sesama beauty vlogger di Jogja bisa saling mengenal dan sharing untuk memajukan komunitas. "Tujuannya agar bisa saling mengenal sesama beauty vlogger yang ada di Jogja, bisa saling bertemu, saling sharing sesama anggota dan sama sama memajukan komunitas JBV ini. Agar komunitas ini juga bisa berkembang lebih besar lagi, lebih dikenal banyak orang, dan semakin banyak anak muda yang berminat menjadi beauty vlogger," ujar Indah.

Sejak pertama dibuat, JBV telah menjaring setidaknya 60 orang anggota. Namun, menurut Indah, jumlah anggota bukan target saat ini. "Menjaring anggota baru belum terlalu menjadi perhatianku, maksudku fokus dulu bersama anggota yang sudah ada untuk sama-sama membangun JBV," kata Indah.

2 dari 2 halaman

Tidak Membeda-bedakan Anggota

Para anggota JBV. (Sumber foto: dok.pribadi)

Untuk daftar sebagai anggota JBV, caranya cukup mudah, yakni dengan repost logo, kemudian akan dikirimi link untuk join chat group. "Cara bergabung bersama JBV itu cukup mudah, yaitu dengan me-repost logo dari JBV, tag akun JBV dan tag teman sebanyak-banyaknya, nanti akan di kirimkan link akun line JBV untuk bergabung dengan kami. Untuk saat ini syarat nya minimal beauty vlogger atau blogger yang aktif dan tidak ada batasan usia maupun biaya administrasi, karena di JBV semua benar-benar GRATIS," jelas perempuan berhijab ini.

Sebagai inisiator, Indah tidak membeda-bedakan anggota. Semua vlogger kecantikan bisa bergabung dengan JBV. "Ada yang memang sudah memiliki nama, tapi juga ada yang belum memiliki nama, bahkan ada yang baru memulai menjadi beauty vlogger atau blogger, karena di JBV tidak ada yang namanya senioritas, semuanya sama-sama ingin belajar dan berkembang bersama,"

Menjadi komunitas baru tidak menghalangi JBV untuk berkegiatan. Meski belum pernah mengadakan pertemuan antar anggota, Indah menghidupi komunitas garapannya dengan kegiatan-kegiatan online.

 

Para anggota JBV. (Sumber foto: dok.pribadi)

"Karena JBV komunitas baru, jadi kegiatan kami baru sekitar sharing di grup instant messanger, entah itu soal makeup atau skincare, karena tidak ada batasan untuk saling sharing dan berbagi ilmu di sini. Kegiatan lainnya ada kolaborasi yang sudah dua kali kami adakan. Ada juga kerja sama yang sedang kami jalankan dengan beberapa brand. Untuk gathering khusus anggota JBV masih rencana, tapi untuk para anggota sebagian sudah saling mengenal," ucap Indah.

Indah berharap komunitasnya akan menjadi komunitas yang solid dan lebih dikenal juga diterima oleh masyarakat. "Harapan saya untuk JBV, semoga semua anggota dan admin bisa tetap solid dan bekerja sama untuk kemajuan dan kesuksesan JBV. Dan komunitas JBV ini bisa lebih dikenal dan bisa diterima di masyarakat sebagai komunitas yang membawa hal positif untuk kalangan perempuan atau para penikmat dunia kecantikan," pungkasnya.