Menyikapi Komentar Negatif di Dunia Maya Tak Semudah Menutup Telinga

Endah Wijayanti diperbarui 15 Okt 2019, 10:55 WIB

Fimela.com, Jakarta Hidup di dunia digital dan selalu terhubung dengan internet membuat akses komunikasi lebih bebas. Berkomunikasi dengan banyak orang lebih mudah. Dengan adanya media sosial, kita pun bisa saling berkomentar.

Media sosial mengizinkan kita untuk memperluas akses dan komunikasi. Di satu sisi, hal ini bisa membantu kita untuk menjalin jaringan yang lebih luas. Di sisi lain, tak mudah untuk menyaring komentar dan omongan orang di media sosial. Kita bisa dengan mudah terpapar komentar negatif dan ragam nyinyiran dari warganet lainnya.

Menghadapi dan mengatasi komentar negatif orang lain di dunia maya tidak selalu mudah. Sekalipun kita pura-pura mengabaikannya, efeknya tetap saja akan terasa. Kita merasa dihakimi. Kita merasa semua yang kita lakukan selalu salah. Rasanya tak ada orang yang benar-benar mau dan berusaha untuk memahami kita sedikit lebih baik.

 

 
2 dari 2 halaman

The rude comments have little to do with you. They are more about the issues of the person making them. - Kimberly Hershenson, Therapist via talkspace.com

Ilustrasi/copyright shutterstock

Ketika membaca komentar negatif orang lain atau "penghakiman" orang lain di media sosial tentang kita, kita mungkin akan merasa marah. Namun, sekaligus bingung. Ingin marah tapi bingung bagaimana melampiaskannya. Ingin mengklarifikasi tapi tak tahu cara apa yang tepat. Situasi seperti ini bisa membuat kita merasa hilang arah dan membuat kita rentan mengalami depresi.

Jika kita merasa kesulitan mengatasi perasaan tak nyaman karena dihakimi di media sosial, tak ada salahnya untuk mencari bantuan. Saat kita merasa sudah kewalahan menangani luapan emosi yang sangat negatif dalam diri ini, cobalah untuk mencari bantuan dari orang terpercaya. Walau tak mudah, tapi setidaknya kita masih bisa berusaha.

Setiap orang bisa memiliki penilaian sendiri tentang kita. Pada kenyataannya memang tak semua orang bisa bersikap baik pada kita. Tak bisa kita pungkiri bahwa di luar sana ada orang-orang jahat yang selalu memandang buruk dan negatif diri kita. Realita ini memang menyakitkan. Namun, kita masih bisa membuat pilihan-pilihan yang baik untuk diri kita sendiri.

Menjadi korban atau sasaran komentar negatif dan nyinyiran orang tak bertanggung jawab memang sangat menyakitkan. Meskipun untuk mengatasinya tak semudah menutup mata dan telinga, kita bisa pelan-pelan untuk menjauh dari situasi tak menyenangkan itu dan fokus melakukan hal-hal yang lebih baik untuk hidup kita.

#GrowFearless with FIMELA