Inovasi Terbaru Hijab Antibakteri, Menghilangkan Gatal dan Bau Tak Sedap

Anisha Saktian Putri diperbarui 12 Des 2019, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Indonesia menjadi salah satu negara tropis yang tentu membuat kita mudah berkeringat. Terutama bagi para pengguna hijab, hawa panas menjadi salah satu masalah yang dirasakan.

Mengapa masalah? Sebab hawa panas dapat membuat kita berkeringat yang mengakibatkan lembap dan gatal-gatal saat mengenakan hijab. Namun berkembangnya teknologi, kini bahan hijab pun dibuat nyaman untuk para hijabers.

Pabrik kain Daliatex yang telah berdiri untuk lebih dari 50 tahun, meluncurkan produk kain terbaru dengan teknologi anti bakteri yang dikembangkan khusus untuk Modest Fashion di Indonesia.

"Mungkin banyak yang sudah tahu dengan bahan Ultrafine, bahan kerudung yang kami ciptakan sebelumnya dan mendapat respon yang baik salah satunya karena bahannya yang sangat halus dan nyaman dipakai. Yang kami inginkan adalah membuat kain yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dari segi kenyamanan, modis dan juga fungsinya," ujar Marketing Executive Daliatex, Devina Unjoto, dalam siaran pers yang diterima Fimela.com.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Mengapa antibakteri?

Kini usai Imel PC menikah dengan Sirajuddin Machmud, pejabat asal Balikpapan. Ia pun sedikit banyak mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan. Ia pun kini juga telah dikaruniai dua orang anak. (Liputan6.com/IG/@imelpc)

Ia mengatakan pada saat berkeringat, bakteri akan mudah untuk bertumbuh dan bakteri-bakteri tersebut akan menimbulkan bau yang kurang sedap, teknologi anti bakteri ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk masalah ini.

"Bahan Hijab dan ciput anti bakteri yang diformulasikan kain ultrafine ini kami harapkan dapat digunakan oleh para perempuan yang gemar berolahraga atau beraktifitas di luar ruangan karena dengan adanya teknologi ini maka akan mengurangi bau keringat dan juga mengurangi resiko timbulnya jerawat pada kulit yang diakibatkan oleh bakteri," tutupnya.

#Growfearless with Fimela