5 Tips untuk Mempertahankan Pernikahan Setelah Terjadi Perselingkuhan

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 14 Jun 2020, 12:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Penemuan perselingkuhan dalam pernikahan mirip dengan penemuan kanker dalam tubuh. Perselingkuhan menggerogoti hubungan tanpa belas kasih. Meskipun ada banyak penyakit kanker yang dapat disembuhkan dan beberapa pasien dapat diselamatkan. Hal yang sama berlaku untuk beberapa pernikahan yang menderita karena perselingkuhan seperti menerapkan beberapa cara berikut ini.

Komunikasi

Komunikasi terputus jika salah satu pasangan dalam pernikahan merasa perlu untuk putus dari pernikahan untuk menerima apa yang tidak dia dapatkan dari hubungan tersebut. Ini biasanya terjadi, meskipun ada alasan lain mengapa orang terlibat dalam perselingkuhan. Satu pasangan mungkin merasa seolah-olah semua baik-baik saja. Pasangan itu harus berupaya mengomunikasikan kebutuhan mereka satu sama lain alih-alih mencarinya di tempat lain.

Masalah komunikasi dimulai ketika orang dalam hubungan merasa terintimidasi atau takut berbicara dengan yang lain. Jika satu pasangan merasakan semacam ketakutan dalam berbicara tentang masalah-masalah penting, pernikahan akan sangat menderita. Satu-satunya cara untuk memperbaki masalah adalah dengan mengomunikasikan perasaan menyakitkan itu. Melalui rasa sakit, lahirlah tingkat penghormatan dan cinta yang sepenuhnya baru.

Perubahan Pribadi

Untuk pulih dari perselingkuhan, perubahan pribadi harus terjadi pada pihak kedua orang dalam pernikahan. Perubahan harus dapat dari dalam setiap orang. Meskipun tidak ada yang boleh menipu pasangan mereka, biasanya ada penyebab yang meyakinankan penipu bahwa dia bertidak dengan cara yang dibenarkan. Kedua orang dalam pernikahan harus bekerja pada perbaikan diri agar pernikahan dapat bertahan.

Perubahan pribadi hanya dapat terjadi ketika ada kemauan untuk menghadapi keburukan yang mungkin hidup dalam dirimu. Ada hal lain untuk mengakui bahwa mungkin ada hal-hal yang salah dalam kepribadian yang mungkin perlu untuk dievaluasi. Perubahan sifat-sifat kepribadian seperti kecemburuan, kemarahan, perasaan sakit hati dan harga diri yang rendah adalah titik awal. Ini semua adalah aspek yang dapat mengitimidasi pasangan agar diam. Perbaikan diperlukan untuk kelangsungan hidup jangka panjang dari hubungan tersebut.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Penyembuhan

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Penyembuhan dari penderitaan karena perselingkuhan sangat penting dalam membangun kembali pernikahan. Fondasi pernikahan adalah kepercayaan dan kesetiaan. Jika kedua orang tidak mau memulai menyembuhkan, pernikahan tidak akan bertahan. Masa lalu akan hilang begitu saja. Jika pernikahan benar-benar berkembang di masa depan, itu hanya terjadi ketika kedua belah pihak memaafkan daripada memegang perselingkuhan masa lalu dari pasangan. Penyembuhan dan pengampunan membutuhkan waktu.

Konseling

Mencari konseling setelah beberapa upaya di atas tidak dapat membantu sama sekali, maka mencari konseling mungkin dapat membantu memperbaiki hubungan pernikahan setelah perselingkuhan. Bicara dengan sumber luar yang tidak memiliki ikatan dengan pasangan adalah penting untuk mendapatkan kembali fokus di mana dokus paling dibutuhka.

Menghadapi Tantangan

Rasa sakit perselingkuhan tetap di hati selamanya. Bahkan pasangan yang selamat ternyata akan membawa bekas luka. Akan ada tantangan di masa depan yang harus dipenuhi dengan jenis komitmen yang sama dengan pernikahan dimulai dan betahan. Akan selalu ada godaan yang mengancam keamanan pernikahan. Godaan-godaan itu harus diatasi agar pernikahan tetap berjalan kea rah yang sehat.

Nah, berikut tadi beberapa cara mempertahankan pernikahan dari perselingkuhan, yang mungkin di alami sebagian orang. Tetap lakukan komunikasi dengan baik bersama pasangan, selesaikan masalah dengan kepala dingin, dan hati yang damai.

3 dari 3 halaman

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker