Dosis Tepat Konsumsi Vitamin E, untuk Kesehatan Kulit dan Meningkatkan Imunitas Tubuh

Anisha Saktian Putri diperbarui 11 Okt 2023, 11:38 WIB

ringkasan

  • Vitamin E sebagai antioksidan, sangat bermanfaat dalam membantu melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit
  • Tambahan asupan Vitamin E dengan konsumsi suplemen merupakan hal yang sangat direkomendasikan oleh dunia medis

Fimela.com, Jakarta Vitamin E menjadi salah satu nutrisi yang sangat esensial dan dibutuhkan oleh tubuh kita. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa Vitamin E sebagai antioksidan, sangat bermanfaat dalam membantu melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga dapat membantu memelihara kesehatan kulit.

dr. Michael Reo Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mengatakan ini disebabkan karena pada kulit yang sehat, di setiap lapisannya terkandung Vitamin E yang harus dipelihara kadarnya setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa pada kulit yang tidak sehat (kering, kusam, kasar), kadar vitamin E di setiap lapisannya berkurang.

"Sebagai anti oksidan, Vitamin E dapat mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas terhadap sel-sel kulit. Serta sebagai pelindung terhadap sinar matahari, serta membantu mencegah terbentuknya bintik hitam dan juga kerutan," ujar dr. Michael.

Dalam memelihara kesehatan kulit, selain sebagai anti oksidan, Vitamin E juga bermanfaat menjaga kelembaban kulit, karena di setiap lapisan kulit mengandung vitamin E yang mencegah agar tidak terjadi penguapan air yang berlebihan dari kulit, sehingga dapat mencegah terjadinya kulit kering. Bahkan dapat meningkatkan imunitas tubuh.

 
What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Asupan Vitamin E

Konsumsi Vitamin E/dok. PT Darya-Varia Laboratoria Tbk

Asupan Vitamin E didapat dari mengkonsumsi beberapa jenis makanan seperti minyak sayur, sayuran berwarna hijau seperti misalnya bayam, sereal dengan kandungan nutrisi tambahan, telur, dan juga kacang-kacangan. dr. Michael menyampaikan faktanya asupan Vitamin E melalui makanan ini tidak mencukupi kadar yang dibutuhkan oleh tubuh.

Oleh sebab itu, tambahan asupan Vitamin E dengan konsumsi suplemen merupakan hal yang sangat direkomendasikan oleh dunia medis.

Suplemen Vitamin E yang berasal dari bahan alami (d-alpha-tocopherol) seperti ekstrak biji gandum dan ekstrak biji bunga matahari, dua kali lebih baik diserap oleh tubuh dibandingkan Vitamin E yang sintetis (dl-alpha-tocopherol).

"Penyerapan asupan Vitamin E alami ini akan lebih nyaman dan efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk kapsul lunak atau sering disebut soft capsule," ungkapnya.

 
3 dari 3 halaman

Dosis vitamin E

ilustrasi vitamin/pexels/polina tankilevitch

Vitamin E dengan dosis 100 IU (International Units) direkomendasikan untuk mereka yang memiliki masalah kulit seperti kulit kusam, berjerawat yang biasanya dialami pada usia di bawah 25 tahun.

Dosis bisa ditingkatkan lagi apabila kondisi kulit agak kering. Sementara itu, untuk mereka yang memiliki kulit yang mudah kering atau kering dengan berbagai macam aktifitas yang padat di dalam dan di luar ruangan, dianjurkan untuk mengkonsumsi Vitamin E dengan dosis 300 IU per-harinya.

Kondisi kulit seperti ini biasanya dialami pada usia di atas 25 tahun. Rekomendasi Dosis tersebut masih di bawah dosis maksimal Vitamin E per-hari, yaitu 400 IU yang merupakan dosis maksimal Vitamin E per-hari yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, sehingga dipastikan aman untuk penggunaan jangka panjang.

#changemaker