5 Cara Mencegah Pendarahan Otak Seperti yang Dialami Tukul Arwana

Hilda Irach diperbarui 24 Sep 2021, 16:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Komedian Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) karena mengalami pendarahan di otak. Pendarahan otak adalah kondisi yang terjadi saat pembuluh arteri di otak pecah dan menyebabkan pendarahan.

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof Dr dr Mahar Mardjono, Jakarta, Dr Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC menyatakan bahwa pendarahan otak yang dialami oleh Tukul Arwana tidak ada kaitannya dengan vaksin COVID-19. Penyebab utama terjadinya pendarahan otak biasanya adalah hipertensi.

"Tidak ada hubungan antara stroke pendarahan dengan vaksin COVID-19 apapun merek vaksinnya. Secara ilmiah tidak ada hubungan antara stroke pendarahan dengan vaksin COVID-19," jelas Dr Mursyid Bustami, dilansir Health Liputan6.com.

Kondisi pendarahan otak ini bisa dicegah dengan sejumlah cara. Lebih lanjut, berikut cara mencegah pendarahan otak.

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Periksa rutin

Kondisi pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dicegah dengan sejumah cara. (pexels/pavel danilyuk).

Ketua Indonesian Stroke Society (ISS) dr Adin Nulkhasanah, SpS, MARS menyebutkan salah satu cara mencegah pendarahan otak adalah mengetahui dan melakukan kontrol faktor risiko sejak dini.

“Ketahui dan kontrol faktor risiko sejak dini. Apabila mempunyai orangtua dengan riwayat hipertensi (misalnya), kita mesti rutin memeriksakan diri,” kata dr Adin, dikutip Liputan6.com.

 
3 dari 6 halaman

2. Menerapkan gaya hidup sehat

Kondisi pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dicegah dengan sejumah cara. (pexels/mikhail nilov).

Selain itu, pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah memeriksa keadaan otak atau brain check up disertai dengan menerapkan gaya hidup sehat.

“Apabila orangtua ada riwayat stroke perdarahan karena aneurisma, bisa melakukan brain check up juga. Jangan lupa gaya hidup sehat sejak dini, cukup istirahat, olahraga secara teratur, dan jaga pola makan,” tutur dr Adin.

4 dari 6 halaman

3. Kontrol tekanan darah

Kondisi pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dicegah dengan sejumah cara. (pexels/pavel danilyuk).

Melansir dari Webmd, studi menunjukkan bahwa 80% pasien pendarahan otak memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, sangat penting mengontrol tekanan darah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Tekanan darah dapat dikelola dengan pola makan yang sehat, berolahraga, dan konsumsi obat.

5 dari 6 halaman

4. Menjaga berat badan tetap ideal

Kondisi pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dicegah dengan sejumah cara. (pexels/pixabay).

Berat badan berlebih atau obesitas dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes, sehingga meningkatkan risiko stroke.

Dengan mengurangi berat badan dan menjaganya tetap ideal dapat menurunkan risiko pendarahan otak secara signifikan.

6 dari 6 halaman

5. Tidak merokok

Kondisi pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dicegah dengan sejumah cara. (unsplash/lex guerra).

Merokok merupakan salah satu faktor stroke dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

#Elevate Women