150 Bankir Cilik Terlatih untuk Menyebarkan Semangat Menabung Sejak Dini

Novi Nadya diperbarui 28 Des 2021, 15:36 WIB

Fimela.com, Jakarta PermataBank menobatkan 150 PermataBankir Cilik seagai duta menabung yang sudah menjalani pelatihan selama tiga bulan untuk menyebarkan semangat menabung dan literasi keuangan di Indonesia 

Sebanyak 150 Duta Menabung dari tingkat siswa SD dan SLB lulus pelatihan selama tiga bulan dari PermataBank lewat program PermataBankir Cilik. Mereka terpilih dari 15 SD yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Bandung, Yogyakarta, dan Malang. 

Program ini menginisiasi untuk menyebarluaskan semangat menabung sejak dini dan edukasi mengenai literasi keuangan, khususnya tingkat SD dan SLB. Program yang telah digelar sejak tahun 2014 ini memiliki perbedaan dari tahun sebelumnya. 

Yaitu melibatkan pelatihan khusus bagi para guru pendamping untuk meningkatkan kualitas terhadap kurikulum sebelumnya. Pelatihan tersebut diharapkan akan menghadirkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan mengajarkan literasi keuangan kepada anak tingkat SD secara efektif dan menyenangkan.

Richele Maramis, Head of Corporate Affairs PermataBank mengatakan “PermataBankir Cilik kembali diselenggarakan tahun ini dengan tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini, melahirkan para Duta Menabung cilik, mengembangkan pribadi yang kreatif, berani, dan berjiwa pemimpin, serta mempersiapkan guru sebagai agen perubahan dalam peningkatan literasi keuangan di sekolah. Tahun ini, sebanyak 150 siswa dari 15 Sekolah Dasar dan Sekolah Luar Biasa (SLB) berpartisipasi dalam program PermataBankir Cilik naik dari jumlah peserta tahun lalu sebanyak 100 siswa dari 10 sekolah. Kami percaya bahwa setiap anak tanpa terkecuali memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses yang luas terhadap literasi keuangan. Harapannya, program PermataBankir Cilik tidak hanya mencetak siswa-siswi berprestasi menjadi Duta Menabung, tetapi sekaligus membuka jalan untuk menyiapkan agen perubahan di sekolah-sekolah.”

 

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Pertumbuhan Ekonomi Dipengaruhi Tingkat Literasi

PermataBank menobatkan 150 PermataBankir Cilik seagai duta menabung yang sudah menjalani pelatihan selama tiga bulan untuk menyebarkan semangat menabung dan literasi keuangan di Indonesia

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia tentunya sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesa. Dengan adanya target inklusi keuangan menjadi 90% pada tahun 2024, perlu adanya sinergi dari berbagai pihak. Karena itu, OJK sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan PermataBankir Cilik yang mempersiapkan generasi masa depan melek keuangan melalui kebiasaan menabung ini. Dengan hadirnya Duta Menabung, kami harapkan dapat turut menyebarluaskan semangat menabung sejak dini di kalangan pelajar,” papar Edwin Nurhadi, Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, dalam sambutannya saat menghadiri kelulusan PermataBankir Cilik 2021. 

Adapun Elly Tjan, Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia menyampaikan, “Penyelenggaraan program PermataBankir Cilik merupakan bentuk langkah nyata untuk membangun kesadaran pentingnya edukasi keuangan anak-anak usia dini di Indonesia.  Apresiasi kami bagi PermataBank melalui inisiatif CSR-nya yaitu PermataHati yang telah mengadakan program PermataBankir Cilik ini hingga telah memasuki tahun ke-7.  Program ini sejalan dengan prinsip pengembangan inklusi keuangan, yang di antaranya mencakup cooperation, innovation, empowerment, dan knowledge. Tentu kami turut berharap program ini bisa terus berjalan, dan PermataHati bisa terus berinovasi sehingga program ini bisa terus bertumbuh baik secara skala maupun kualitas. Kami dari Bank Indonesia siap untuk mendukung.” 

“Usia dini adalah waktu yang paling tepat untuk menumbuhkan nilai-nilai akhlak, moral, dan kedisiplinan dalam diri manusia. Karena itu, menanamkan kebiasaan menabung dalam diri anak-anak adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak, agar kelak saat dewasa mereka bisa bijak dalam mengatur keuangan pribadi mereka. Kami harap program ini dapat turut membantu terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045, dimana di dalamnya dibutuhkan generasi Indonesia yang unggul, baik dari aspek pendidikan, kecerdasan finansial, dan teknologi,” ujar Sri Wahyuningsih, Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI. 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta berprestasi serta para guru pendamping, PermataBank juga mengumumkan sebanyak 10 Duta Menabung terpilih untuk mendapatkan apresiasi sebagai Bintang PermataBankir Cilik 2021 (lampiran 1), berdasarkan hasil penilaian selama peserta mengikuti program serta Regu Terbaik terpilih berdasarkan rata-rata keseluruhan peserta para siswanya.

 

 

3 dari 3 halaman

Siswa-Siswi Terbaik

PermataBank menobatkan 150 PermataBankir Cilik seagai duta menabung yang sudah menjalani pelatihan selama tiga bulan untuk menyebarkan semangat menabung dan literasi keuangan di Indonesia

Pada pelaksanaan program PermataBankir Cilik, setiap Sekolah Dasar yang terpilih akan mengirimkan siswa-siswa terbaiknya sebagai perwakilan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 3 bulan setiap tahunnya. Para peserta berkesempatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan seperti workshop menulis dan mendongeng, Tantangan Baca dan Kuis di perpustakaan digital BacaPiBo selama 14 hari, Tur Virtual ke Museum Bank Indonesia, workshop kreatif, dan workshop Jurnal Keuangan. Dalam sesi workshop, PermataBank menghadirkan mentor berpengalaman di bidangnya seperti Hendra Bawole yang merupakan seorang pendidik dan praktisi dongeng dan Nindia Maya yang merupakan seorang penulis. Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, peserta membuat karya akhir berupa cerpen dan video mendongeng. 

PermataBank berkolaborasi dengan PiBo yang merupakan pemilik perpustakaan digital untuk anak pertama di Indonesia bernama bacapibo.com untuk merancang sebuah kurikulum yang komprehensif dan interaktif. Fokus dari kurikulum ini adalah mengasah kemampuan literasi keuangan, literasi baca dan tulis, serta literasi digital. Sebanyak 150 peserta Duta Menabung, membuat karya dongeng literasi keuangan secara digital dan akan dipublikasikan di Bacapibo.com, sehingga dapat diakses oleh seluruh anak Indonesia.

“Kami tentunya bangga bisa kembali bekerja sama dengan PermataHati CSR dalam menyampaikan modul dan materi literasi keuangan ini kepada 150 siswa/i, yang kali ini memperluas jangkauan program hingga ke Yogyakarta dan Malang. Apalagi melihat antusiasme para peserta yang luar biasa meskipun kegiatan ini diselenggarakan sepenuhnya secara daring. Semoga semua peserta terus mengamalkan apa yang mereka pelajari selama program ini sehingga manfaatnya benar-benar terasa bagi mereka dan lingkungan sekitar mereka,” papar Aisha Habir, Co-Founder PiBo.

#ElevateWomen