Fakta Dicoretnya Pasangan Ganda Campuran Indonesia Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dari Pelatnas oleh PBSI

Nabila MecadinisaDiterbitkan 28 Januari 2022, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Badmintonadalah salah satu cabang olahraga yang selalu bisa diunggulkan dalam ragam perhelatan olahraga bergengsi. Bahkan baru-baru ini, PBSI memanggil 88 atlet untuk mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) tahun 2022. 

Mereka adalah atlet-atlet yang sudah bergabung sebelumnya dan ada juga wajah baru yang masuk memalui seleksi nasional hingga jalur prestasi. Adapun nama tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan nomor SKEP/007/1.3/2022 tertanggal 24 Januari 2022.

Sesuai kabar yang sebelumnya beredar, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dicoret. Padahal secara peringkat mereka adalah dua pasangan terbaik Indonesia.

2 dari 3 halaman

Sejumlah sebab

Ganda campuran Idonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje di babak penyisian grup C Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7/2021). (Foto: AFP/Pedro Pardo)

Nama lain yang menghilang adalah tunggal putri Ruselli Hartawan. Sementara ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berstatus sparring.

Adapun sebab-sebab mereka tidak terpilih untuk mengikuti pelatihan nasional, antara lain standar parameter performa yang tidak mencukupi, raihan prestasi yang tidak sesuai target, dan ada sejumlah hal lainnya. 

Penyebab lainnya juga akibat performa dan kemauan. Dikutip dari Liputan6.com, ada sejumlah parameter jelas yang membuat mereka tidak terpilih seperti prestasi, usia, durasi, hingga karakter. 

3 dari 3 halaman

Kesempatan pemain muda

Hasil ini membuat perjuangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga bulutangkis nomor ganda campuran harus terhenti di babak perempat final. (Foto: AP/Dita Alangkara)

Rionny menjabarkan jika PBSI akan membuka kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan performa sebagai bagian dari regenerasi. Sehingga akan ada bibit-bibit baru yang siap mengukir prestasi pada cabang olahraga Bulutangkis Indonesia. 

 

 

 

#Women for Women