Penjelasan Para Ahli Mengenai Subvarian BA.2 yang Lebih Kebal Dibandingkan dengan BA.1

Fimela Reporter diperbarui 02 Mar 2022, 13:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebuah studi baru mengungkapkan Bahwa mereka yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 Omicron dengan subvarian BA.1 maka akan lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi varian BA.2. Hal ini karena BA.1 dari dari varian virus corona Omicron memberikan perlindungan yang kuat terhadap yang terakhir. 

Dikutip dari Liputan6.com, Troels Lillebaek, seorang ahli epidemiologi molekuler di Institut Serum Negara di Kopenhagen, dan timnya memeriksa daftar medis Denmark untuk mengetahui apakah infeksi ulang oleh subvarian BA.2 dapat menyebabkan penyakit serius. Studi ini juga menunjukkan bahwa BA.2 yang beredar luas tidak mungkin menyebabkan gelombang besar infeksi di negara-negara yang telah menyaksikan puncak Omicron yang dipimpin oleh subvarian yang diidentifikasi sebelumnya.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Adanya Peningkatan Kekebalan

Ilustrasi Omicron (Pexels/annashvets).

Sekitar 88% subvarian BA.2 telah berkembang Biak di Denmark sejak awal tabun 2022. Namun gelombang BA.1 yang mendahului BA.2 menawarkan sebuah perlindungan. 

“Ada peningkatan kekebalan saat ini yang bisa mencegah bencana,” kata Lillebaek, seperti dikutip jurnal ilmiah Nature.

“Jika BA.2 tiba di komunitas terlambat, ketika gelombang Omicron BA.1 hampir berakhir, kekebalan oleh infeksi Omicron dan/atau dengan meningkatkan kemungkinan akan mencegah BA.2 mendorong gelombang Omicron kedua,” kata Sarah Otto, seorang ahli biologi evolusioner di University of British Columbia di Vancouver, dan rekan Lillebaek untuk Nature.

3 dari 4 halaman

Vaksin memberikan perlindungan untuk tubuh

Cegah Covid-19 varian Omicron, dengan vaksin booster. (pexels/maksim goncarenok).

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa vaksin memberikan sebuah perlindungan terhadap Omicron termasuk BA.2 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa tidak ada perbedaan dalam risiko infeksi ulang, ketika keturunan BA.1 dan BA.2 dibandingkan.

“Jika ada peningkatan, itu berarti infeksi ulang kemungkinan akan terjadi dan karena kita tidak melihat itu, itu pertanda baik,” kata Maria Van Kerkhove dari WHO.

 

4 dari 4 halaman

8 Langkah Efektif dalam Menghadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron

ilustrasi perempuan karantina mandiri/Sittipong Sirichamnan/Shutterstock
  1. Memakai Masker dengan Benar
  2. Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan
  3. Mencuci Tangan Pakai Sabun/Hand Sanitizer
  4. Menghindari Ruangan dengan Ventilasi yang Buruk
  5. Menerapkan Etika Batuk / Bersin
  6. Mengikuti Program Vaksinasi Covid-19
  7. Kurangi MobilitasDan Selalu Menjaga Kesehatan

 

Penulis : Saffa Sabila

#Woman For Woman