Merencanakan Kehamilan Anak Kedua, Kapan Waktu yang Tepat?

Mimi Rohmitriasih diperbarui 08 Des 2022, 10:35 WIB

Fimela.com, Jakarta Ketika Mom dan suami melihat anak pertama sudah tumbuh dewasa, tak jarang terbesit pikiran untuk memiliki anak kedua. Mom pun ingin segera hamil dan memiliki bayi lagi. Mengingat Mom telah memiliki pengalaman hamil anak pertama, hamil keduanya tampaknya akan lebih mudah. Mom akan lebih percaya diri dan siap untuk hamil anak kedua. Namun Mom, untuk hamil anak kedua, kira-kira kapan waktu yang tepat? 

Apakah ketika anak pertama sudah berusia 1 tahun, Mom bisa merencanakan kehamilan anak kedua? Kapan kira-kira waktu yang terbaik untuk hamil lagi tanpa risiko apapun?

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Waktu Tepat untuk Hamil Anak Kedua

Ilustrasi Ibu Hamil Credit: unsplash.com/Andrea

Mengutip dari laman mayoclinic.org, Mom perlu melakukan persiapan matang untuk merencanakan kehamilan anak kedua. Kesiapan tersebut mulai dari kesiapan ekonomi keluarga, kesiapan fisik Mom, kesiapan anak pertama dengan hadirnya adik, kesiapan pasangan atau suami dan jarak yang tepat untuk hamil agar rendah risiko. 

Sejumlah penelitian menyarankan agar Mom hamil anak kedua setidaknya minimal setelah anak pertama berusia 18 sampai 23 bulan. Pada waktu ini, fisik dan kandungan Mom telah pulih dengan baik. Ini juga memungkinkan Mom hamil dengan risiko yang lebih minim baik untuk Mom maupun janin. Ini sendiri berlaku untuk Mom yang di kelahiran pertama melahirkan dengan persalinan normal. Sedangkan untuk Mom yang melahirkan dengan caesar, tunggulah jeda minimal 2 tahun atau ketika anak pertama berusia 24 bulan. 

3 dari 3 halaman

Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com/Allef

Kehamilan dengan jarak yang terlalu dekat bisa meningkatkan risiko perdarahan, keguguran, bahkan kematian pasca persalinan. Risiko ini berlaku pada perempuan yang sebelumnya melahirkan secara caesar atau pun normal. Kehamilan yang terlalu dekat juga bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan lain pada Mom seperti obesitas, diabetes dan preeklampsia. 

Sedangkan pada janin, jarak kehamilan yang terlalu dekat bisa mengganggu tumbuh kembang janin. Janin lebih berisiko lahir prematur bahkan meninggal dunia setelah kelahirannya. 

Meski jarak yang tepat untuk kehamilan anak kedua setidaknya 2 tahun, banyak kasus di mana Mom hamil anak kedua dengan jarak yang terlalu dekat. Kehamilan ini mungkin tak disengaja atau tak disadari. Jika Mom mengalami ini, tetap tenang, bahagia dan hindari stres atau panik. Lakukan pola hidup yang lebih sehat dan usahakan untuk lebih rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter atau bidan ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen