Peran Nyata Godrej Memberantas Nyamuk untuk Cegah DBD, dari Seminar Bersama Jumantik hingga Obat Nyamuk Semprot yang Efektif

Anisha Saktian Putri diperbarui 29 Agu 2023, 19:31 WIB

Fimela.com, Jakarta Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan, kasusnya pun terus meningkat tiap tahunnya.  Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan jumlah kasus DBD telah menjadi keprihatinan serius bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia. 

Dalam tiga tahun terakhir tercatat kenaikan kasus DBD di Indonesia yang signifikan, tercatat dari tahun 2020 hingga 2022, kenaikan dari 95.893 kasus menjadi 131.265 kasus, dan angka kematian akibat DBD pun cukup mengkhawatirkan, tercatat dari tahun 2020 hingga 2022 kenaikan dari 661 jiwa menjadi 1183 jiwa (data P2PM Kemenkes).

Faktor-faktor seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan pergerakan global telah menyebabkan peningkatan nyamuk Aedes aegypti, penyebar utama virus penyebab DBD. Meningkatnya angka kasus DBD di Indonesia adalah isu yang harus diatasi bersama. 

Untuk itu, dalam upaya upaya kolaboratif dalam mengatasi ancaman meningkatnya kasus DBD, HIT dari PT Godrej Consumer Products Indonesia, KlikDokter, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KEMENKO PMK) mengadakan Seminar, Peluncuran E-Book, dan Press Conference dengan tema ‘Penguatan Layanan Kesehatan melalui Peningkatan Peran Jumantik dan TPK untuk Menanggulangi Kasus DBD di Indonesia’, digelar pada Selasa, 29 Agustus 2023, bertempat di Kantor KEMENKO PMK. 

Kolaborasi ini merupakan contoh nyata dari kerjasama multi-sektor yang kuat dan proaktif dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat terutama untuk penyakit DBD. 

“Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama, karena melindungi diri dari DBD dimulai dengan mengedukasi diri sendiri dan anggota keluarga menjadi langkah yang tepat,” jelas Muhadjir Effendy, Menteri Kemenko PMK. 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Cara Memberantas Nyamuk untuk Cegah DBD

Ilustrasi Cara Memberantas Nyamuk untuk Cegah DBD (Foto:Shutterstock)

Kasus DBD dapat dihindari melalui tindakan pencegahan yang tepat. Program 3M Plus yang telah dicanangkan oleh pemerintah adalah salah satu inisiatif utama dalam hal ini. Melalui program ini, masyarakat diingatkan untuk Menguras tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, Menutup rapat tempat penyimpanan air, Mendaur ulang, plus menggunakan obat anti nyamuk sebagai bentuk perlindungan ekstra. 

Selain itu, HIT dari PT Godrej Consumer Products Indonesia, produsen terkemuka produk anti nyamuk di Indonesia memainkan peran strategis dalam upaya pencegahan DBD. Dengan produk aerosol inovatif yang memiliki efektivitas 5x lebih tinggi dalam membunuh nyamuk Aedes Aegypti pada menit ke-1, HIT berkomitmen untuk menciptakan Indonesia yang bebas dari nyamuk dan DBD. 

“Tujuan besar HIT sangat jelas yaitu menciptakan Indonesia yang bebas dari nyamuk dan bebas dari DBD. Melalui produk-produk kami yang inovatif dan efektif, HIT berusaha untuk melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman nyamuk pembawa penyakit ini,” jelas Basuki, Direktur PT Godrej Consumer Products Indonesia. 

Erwin Cahaya Adi – Group Category Head Godrej Consumer Product Indonesia menyapaikan HIT aerosol kini memiliki varian terbaru yaitu Japanase Sakura. Jadi tak hanya membasmi nyamuk, namun memberikan keharuman untuk rumah.

“Mengikuti tren dan insade dari pelanggan, kami akhirnya menghadirkan Japanase Sakura. Banyak costumer yang menginginkan tak hanya basmi nyamuk, namun rumah tetap harum. Fungsinya tetap untuk membasmi nyamun, namun tetap rumah tetap harum tidak bau bahan kimia,” ujar Erwin kepada Fimela.com. 

Erwin juga mengatakan bisa menggunakan aerosol ini dengan acara setelah menyomprotakan ke ruangan, ada baiknya untuk dibiarkan 15 menit. 

dr. Alvin Saputra – Edukator Kesehatan juga mengatakan ada baiknya untuk menyemportakan aerosol pada saat pagi dan sore hari di mana nyamuk penyebab DBD mulai berterbangan. 

“Nyamuk penyebab DBD biasanya, subuh dari jam 5-7 pagi. Atau sore menjelang magrib dari jam 3-6 sore. Maka bisa menyemportkan di jam tersebut,” papar dr. Alvin. 

3 dari 3 halaman

Peluncuran E-Book dan Pentingnya Jumantik

Erwin Cahaya Adi – Group Category Head Godrej Consumer Product Indonesia, credit: Pribadi

Selain produk yang efektif, HIT juga melakukan berbagai inisiatif untuk pencegahan DBD, seperti kegiatan sampling door-to-door, serta menawarkan produk dengan harga yang terjangkau, hingga kerjasama dengan berbagai instansi dan organisasi dalam upaya bersama memerangi DBD. 

Lalu, diluncurkan E-Book bertajuk ‘Pedoman Penanggulangan DBD di Lingkungan Rumah dan Kantor’. E-Book ini menggabungkan pengetahuan terkini dari ahli kesehatan dan praktisi dalam upaya memberikan panduan komprehensif bagi Jumantik, TPK, dan masyarakat luas tentang cara mengatasi dan mencegah DBD di lingkungan rumah dan kantor. 

Dalam upaya mewujudkan tujuan besar tersebut, HIT menggandeng Jumantik yang memiliki peran sentral dalam upaya pencegahan dan pengendalian DBD.Jumantik berperan dalam pemantauan lingkungan untuk mengidentifikasi potensi sarang nyamuk, menyebarkan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan DBD, dan membantu dalam tindakan pemberantasan sarang nyamuk di rumah dan sekitarnya. 

Dalam masyarakat, Jumantik menjadi agen perubahan dengan mengedukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan tempat-tempat berpotensi menjadi sarang nyamuk, dan melaporkan kondisi yang memerlukan tindakan lebih lanjut kepada pihak berwenang.