Cuaca Panas dan Berpolusi Berpotensi Merusak Rambut, Begini Cara Mengatasinya!

Nihel Rashiqa Rinaldo pada 01 Sep 2023, 19:32 WIB

Fimela.com, Jakarta Paparan sinar matahari yang menyinari setiap harinya bisa membawa kehangatan dan keceriaan. Walau demikian, jangan lupakan bahwa paparan sinar matahari yang kuat akan berdampak pada kesehatan rambut. Hal ini belum ditambah kondisi polusi yang sangat buruk. Jika terlalu lama terekspos dengan hal tersebut, rambutmu dapat mengalami kerusakan, kering, dan kehilangan kekuatannya.

Itulah kenapa kerusakan rambut yang terjadi karena teriknya matahari dan buruknya polusi menjadi hal yang tak boleh dianggap remeh. Sayangnya, sampai saat ini masih banyak yang kurang tahu tentang risiko dari paparan sinar UV. Nah, agar terhindar dari beragam masalah tersebut, simak beberapa cara pencegahannya yang tepat berikut ini.

Alasan Cuaca Panas & Polusi dapat Merusak Rambut

Dilansir dari The Dermatologist, Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat memecah protein-protein penting dalam helai rambut. Termasuk keratin yang membuatnya rapuh dan mudah patah. Perlu diperhatikan juga kalau paparan sinar matahari bisa mengurangi kadar air alami dalam rambut.

Hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan seperti rontok dan patah. Di samping itu, terpapar polusi yang berbahaya juga dapat meningkatkan masalah pada rambut. Umumnya berupa iritasi dan terhambatnya pertumbuhan rambut sehat. 

 

2 dari 4 halaman

Tips Melindungi Rambut dari Polusi & Panasnya Sinar Matahari

Credit via Shutterstock.com

1. Prioritaskan Hidrasi dengan Conditioner

Menghidrasi rambut pada kondisi ini sangatlah penting agar terhindar dari berbagai kerusakan. Sebagai upaya pencegahannya, penggunaan conditioner setelah keramas bisa menjadi cara yang tepat. Setelah menggunakannya, dapat kamu rasakan level kelembaban dan kelembutan yang meningkat.

2. Hindari Penggunaan Alat Pemanas

Ketika matahari sedang terik-teriknya, usahakan kamu menghindari alat pemanas seperti hair dryer, curling iron, dan catokan. Sayangnya, hal ini hanya akan menambah tingkat kekeringan rambut. Bukannya menyelesaikan masalah, justru menambah masalah yang mengganggu. 

3. Gunakan Penutup Kepala

Aksesori penutup kepala seperti topi, scarf, atau payung memberikan perlindungan tambahan untuk rambutmu. Di sisi lain, kulit kepala juga akan ikut terbakar dan rusak jika tidak diamankan. Selain sebagai pelindung, aksesori ini juga bisa kamu manfaatkan sebagai tambahan fashion dalam berpenampilan.

3 dari 4 halaman

Hair Care yang Cocok untuk Mengatasi Tantangan Luar Ruangan

Credit via Shutterstock.com

1. Hair Mask

Selama cuaca panas dan berpolusi, penting untuk merawat rambut menggunakan produk yang bersifat menghidrasi. Dilansir dari Health Shots, penggunaan hair mask secara rutin dapat membantu meningkatkan hidrasi. Selain itu, cara ini juga berperan sebagai pelindung kulit kepala dari bahaya sinar UV. 

2. Gunakan Produk yang Mengandung SPF

Sinar UV pada matahari dapat menyebabkan kerusakan pada struktur rambut. Maka dari itu, penggunaan hair sunscreen secara rutin menjadi langkah penting untuk mengatasinya. Ini karena kandungan Sun Protection Factor (SPF) dapat memberikan perlindungan ekstra untuk mengatasi sunburn pada kulit kepala. 

3. Gunakan Suplemen Rambut (Serum dan Vitamin)

Suplemen bisa membantu untuk mengatasi permasalahan rambut saat terpapar sinar UV dan zat kimia dari polusi. Hal tersebut bisa memperkuat helai rambut, meningkatkan elastisitas, dan meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal. Hasilnya, rambutmu akan lebih tahan terhadap tantangan di luar ruangan.

Dampak Jika Tidak Melindungi Rambut dari Sinar UV & Polusi

Perlu diperhatikan bahwa radiasi UVA dan UVB dapat mengakibatkan kerusakan yang merepotkan. Jika kerusakan terjadi hingga lapisan keratin dan melanin, akan sulit untuk memproduksi kelembaban alami pada kulit kepala. Alhasil, rambut akan terlihat kering, rapuh, dan sulit diatur.

Di samping itu, paparan sinar matahari langsung juga akan mengakibatkan sunburn pada kulit kepala. Biasanya hal ini mengakibatkan rasa yang perih dan tidak nyaman, sehingga penting untuk diwaspadai. Kerusakan tak hanya terjadi karena sinar UV, kondisi polusi yang tidak baik juga akan merusak kulit kepala hingga rambut. Umumnya iritasi karena menumpuknya zat kimia berbahaya.

4 dari 4 halaman

Rutinitas Sehari-hari yang dapat Menyehatkan Rambut

Credit via Shutterstock.com

1. Utamakan Menggunakan Air Dingin Saat Keramas

Tanpa disadari, ternyata temperatur air yang digunakan ketika keramas juga berperan pada kesehatan rambut. Dilansir dari Skin Kraft, ketika keramas lebih baik untuk menggunakan air dingin.

Meski rasanya lebih nyaman menggunakan air hangat, hal tersebut hanya akan membuat permukaan kepala dan rambut semakin kering. Sebaliknya, minyak alami akan terjaga dan sirkulasi darah pada kulit kepala akan meningkat ketika menggunakan air dingin.

2. Minum Air yang Cukup

Faktanya, Minum banyak air membantu merangsang folikel rambut dengan mendukung penyerapan vitamin dan mineral. Setelah itu, rambutmu akan lebih terhidrasi dan dapat mencegah berbagai masalah kulit kepala. Selanjutnya, masalah rambut  tipis dan kondisi kerontokan juga dapat teratasi dengan konsumsi air yang cukup.

3. Potong Ujung Rambut Secara Teratur

Di tengah cuaca yang  panas ini, kemungkinan munculnya masalah rambut bercabang akan meningkat. Sebagai upaya untuk mencegahnya, memotong ujung rambut secara teratur merupakan pilihan yang baik untuk dilakukan. Hal ini berperan menjaga ujung rambut agar tetap sehat dalam menghadapi panasnya cuaca.

Setiap langkah yang diambil untuk melindungi rambut dari dampak buruk sinar matahari dan polusi akan memberikan manfaat jangka panjang. Teruslah memprioritaskan perawatan rambut dengan mengaplikasikan tips yang telah diberikan sebelumnya. Setelahnya, kamu dapat menikmati rambut yang sehat dan bercahaya, bahkan saat cuaca panas yang penuh tantangan.

Terlepas dari musim, menjaga kesehatan rambut merupakan hal yang penting. Dengan langkah-langkah perlindungan yang tepat, dapat menjaga keindahan rambutmu dan meminimalisir resiko kerusakan. Pastikan perawatan pada rambut tidak hanya dilakukan ketika cuaca panas dan berpolusi saja, ya.

Penulis: Nihel Rashiqa Rinaldo