Sajikan Ragam Kreasi Budaya, Bontang City Carnival Sukses Pukau Para Pengunjung

Gloria Trivena May Ary pada 27 Okt 2023, 15:59 WIB

Fimela.com, Jakarta Bontang City Carnival yang digelar Pemkot Bontang pada Sabtu (21/10/2023) terasa begitu berkesan dan sajikan pengalaman unik yang tak terlupakan. Pasalnya, terdapat banyak kreasi budaya yang dihadirkan oleh para peserta untuk memukau mata para pengunjung. Selain itu, kebudayaan yang dipamerkan ini terbilang sangat beragam dan cocok banget untuk dijadikan sebagai edukasi sekaligus ajang meningkatkan pamor Kota Bontang di kalangan masyarakat.

“Di Kota Bontang sering ada pawai, tapi yang karnaval cuma BCC ini,” kata Dinda, warga Kelurahan Berbas, Bontang. Dinda yang datang bersama keluarganya memilih lokasi penonton di salah satu sisi panggung utama. Mereka menonton karnaval hingga selesai meski di bawah Terik matahari. “Kebetulan kakak ipar saya jadi peserta sehingga rombongannya paling ditunggu,” tambahnya. 

Tak Jauh Berbeda dari Tahun Lalu

Peserta Bontang City Carnival tahun ini tak jauh berbeda dari tahun lalu. Selain dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang, ada pula kelompok masyarakat, paguyuban, dan pelaku seni yang ikut memeriahkan karnaval dan pawai budaya. 

Rombongan pertama yang berjalan adalah karnaval. Ragam kreatifitas kostum dihadirkan kelompok-kelompok tadi. Setiap peserta karnaval rata-rata terdiri dari 10 orang. Selain memamerkan kostum karnaval yang meriah, peserta juga memakai pakaian adat yang ada di Indonesia. Tema kostum karnaval pun sesuai dengan bidang kerja organisasi tersebut. 

Misalnya Dinas Ketahanan Pangan Kota Bontang yang menampilkan kostum tentang bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Atau perusahaan pengolahan gas alam cair di Kota Bontang yang menyajikan kostum bertema kilang dan pertambangan gas dan minyak bumi. Perbankan pun melakukan hal yang sama dengan kostum yang berhubungan dengan keuangan. 

Hadirkan Nuansa Budaya dalam Kostum Karnaval

What's On Fimela
(c) Diskominfo Kota Bontang

Nuansa budaya menjadi yang paling kental terasa dalam kostum karnaval. Budaya di Pulau Kalimantan salah satu yang paling mencolok, misalnya Suku Dayak. Wali Kota Bontang Basri Rase menegaskan BCC diharapkan sebagai motivasi agar masyarakat mengetahui obyek wisata sebagai destinasi wisata di Kota Bontang. Sehingga membuka peluang usaha kecil dan menengah serta meningkatkan penghasilan masyarakat. 

“BCC menjadi event yang paling ditunggu masyarakat Bontang setiap tahunnya karena sudah diselenggarakan sejak Tahun 2012,” kata Basri dalam sambutannya. Basri juga berharap agar event tahunan ini bisa membuat obyek wisata di Kota Bontang dikenal lebih luas lewat media sosial maupun pemberitaan di media massa. 

Ragam Paguyuban Pamerkan Kebudayaan

Setelah pawai karnaval selesai, peserta pawai budaya selanjutnya mengisi ruas jalan yang menjadi jalur karnaval. Di sinilah Bontang menunjukkan wajah aslinya sebagai daerah dengan masyarakat yang heterogen. Ragam paguyuban dari berbagai suku, daerah, hingga kelompok masyarakat memamerkan budayanya masing-masing. Semuanya ada dari Sabang sampai Merauke. 

Saat melewati panggung utama, setiap kelompok diperkenankan menampilkan budayanya masing-masing. Para peserta ini menyajikan tarian, pertunjukan budaya, hingga pakaian adat masing-masing. 

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang saying mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia dan peserta sehingga pelaksanaan Bontang City Carnival dan Pawai Budaya bisa terselenggara dengan meriah, tertib, dan lancar,” kata Basri menutup sambungannya.