Addie MS Gandeng Musisi Difabel di Konser Light Ministry Orchestra

Syifa Ismalia diperbarui 20 Nov 2023, 20:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Grup musik Light Ministry Orchestra (LMO) yang dipimpin konduktor ternama Addie MS sukses menggelar konser bertarjuk A Night of Light yang digelar di Gedung Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2023).

Indonesia Raya menjadi lagu pembuka di pertunjukkan tersebut, para tamu undangan yang hadir pun diminta untuk berdiri dan bernyanyi bersama. Lalu dilanjut dengan lagu Beauty and The Beast, Under The Sea dan Viva La Vida. 

Light Ministry Orchestra menggandeng pemusik-pemusik regular dan juga difabel atau anak berkebutuhan khusus terlibat dalam konsernya. Ide untuk menggandeng anak-anak difabel diprakarsai oleh Edmund, Madison dan Celline. 

 

2 dari 3 halaman

Addie

Addie MS menggandeng pemusik-pemusik difabel atau anak berkebutuhan khusus

Edmund, Madison dan Celline berkeinginan menyatukan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak-anak reguler dalam satu panggung pertunjukan. 

"Ini saya terharu, terus terang saya bayangkan banyak manfaat yang bisa didapat. Yang normal bertemu dengan yang difabel, bekerjasama, memberi empati. Saya sangat mengapresiasi kepada para penggagas," ucap Addie MS di sela-sela pertunjukan. 

Mereka lalu unjuk gigi dengan membawakan lagu yaitu Speechless dan Perfect - Cannon in D bersama LMO. 

3 dari 3 halaman

Edukasi

Addie MS menggandeng pemusik-pemusik difabel atau anak berkebutuhan khusus

Sementara itu, di sela-sela konser Addie MS memberikan sedikit edukasi kepada penonton tentang alat musik yang digunakan dalam pertunjukan orkestra.

"Dalam orkes simfoni itu beragam instrumen. Orkes simfoni itu terdiri dari empat keluarga, string atau instrumen gesek. Kedua istrumen tiup kayu atau woodwind, adalagi istrumen tiup logam atau brass. Keluarga keempat adalah perkusi. Ini keberkahan buat saya bisa ikut berkontrobusi di sini," ujarnya. 

Selanjutnya, giliran anak-anak berkebutuhan khusus unjuk kebolehan dalam bermusik. Mereka tergabung dalam grup Light Ministry Ensemble (LME) membawakan dua buah lagu yaitu Yamko Rambe Yamko dan Happy. 

Selama 2 jam penonton dibuat terpukau dengan sajian musik orkestra dari LMO dan LME. Konser lalu ditutup dengan lagu Humoresque - Michael Anthony, Intermezzo, Eine Kleine NachtMusik, Anime dan Cancan. Sedangkan lagu Berkibarlah Benderaku sebagai encore di konser Light Ministry Orchestra.

Tag Terkait