Mengenal Perbedaan Difabel dan Disabilitas yang Perlu Dipahami

Nabila Mecadinisa diperbarui 19 Des 2023, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Mendengar instilah difabel atau disabilitas tentu bukanlah istilah asing yang kita dengar. Banyak yang beranggapan jika istilah ini bermakna sama, padahal perbedaan keduanya sangatlah berbeda, Tentu memahami makna istilah yang benar sangatlah penting untuk diketahui, yuk simak perbedaan makna keduanya berikut ini: 

Disabilitas

Disabilitas adalah istilah untuk ketidakmampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas tertentu akibat keterbatasan dalam dirinya. 

Hal-hal yang membatasi bisa berupa: 

- Kemampuan pengelihatan

- Pemikiran

- Kemampuan komunikasi

- Pembelajaran

- Memori 

- Keterbatasan gerak

- Hubungan sosial

- Kesehatan mental

- Pendengaran

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Difable

Simak perbedaan difabel dan disabilitas yang patut diketahui. (Foto: Unsplash/Rasmus Gerdin) (Foto: Unsplash/Jon Tyson)

Disabilitas berkaitan juga dengan kondisi tubuh atau pikiran yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas tertentu dan juga mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Jadi bisa disimpulkan jika disabilitas adalah kondisi saat seseorang memiliki keterbatasan fisik dan mental. 

Difable

Difable adalah sebutan bagi penyandang disabilitas, mengarah pada orang dengan kondisi tersebut. Jadi bisa disimpulkan jika difable adalah sebutan bagi penyandang disabilitas itu sendiri. 

Jadi, Difable bukanlah kondisi seseorang yang sama sekali tidak mampu, namun membutuhkan bantuan dalam menjalani aktivitas tertentu. 

 

3 dari 3 halaman

Jenis-jenis disabilitas

Mengetahui jenis-jenis disabilitas. (Foto: unsplash/Zachary Kyra-Derksen)
  • Disabilitas fisik, keterbatasan fisik yang membuat penyandangnya kesulitan dalam bergerak, misalnya tidak bisa berjalan.

 

  • Disabilitas sensorik, keterbatasan yang membuat penyandangnya kesulitan mendengar atau melihat.

 

  • Disabilitas intelektual, semacam keterbatasan yang berhubungan dengan otak, misalnya kehilangan ingatan dan kesulitan dalam pembelajaran.

 

  • Disabilitas mental, seperti depresi, gangguan kecemasan, fobia parah, dan skizofrenia.

#Breaking Boundaries