Kesemutan dan Kebas Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius, Ini Jawaban Menurut Para Ahli

Nadya AufiaDiterbitkan 09 Januari 2026, 19:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Neuropati Periferal, salah satu penyakit umum yang jutaan orang menderita tanpa menyadarinya. Hal ini yang menyebabkan banyak dari para penderita tidak terdiagnosis dan tidak diobati selama bertahun-tahun dan menghadapi rasa sakit. 

Penyakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf ini bahkan menjadi salah satu penyakit paling umum pada sistem saraf perifer yang mengendalikan fungsi tubuh kita, seperti adanya sensasi di tangan hingga gerakan otot. Selain itu, gejala yang sering muncul bisa meliputi mati rasa, kesemutan, rasa seperti ditusuk, hingga nyeri terbakar, terutama pada kaki dan tangan.

Dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia 2024, P&G Health, produsen Neurobion, mempertemukan pakar kesehatan terkemuka dari Filipina, Indonesia, dan Malaysia untuk membahas temuan penelitian terbaru tentang diagnosis dan pengobatan Neuropati Periferal (PN) pada Diabetes dan Pra-Diabetes. 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Gejala-gejala yang Tidak Disadari

Kesulitan beraktivitas (Foto: Freepik.com)

Dr. Rizaldy Pinzon, Spesialis Saraf di Departemen Neurologi, Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta - Indonesia menyampaikan bahwa karena penyakit ini sering berkembang secara perlahan, dimulai dengan gejala ringan yang hampir tidak terlihat dalam jangka waktu yang lama. Kemudian, Pada titik tertentu, gejalanya bisa menjadi lebih parah, mengganggu, dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. 

Kemudian, dimulai dari gejala-gejala tersebut, para penderita bisa saja mulai kehilangan mobilitas, seperti kesulitan menaiki tangga atau mengemudi, kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari yang sederhana seperti memasak, mengalami kesulitan tidur, bahkan cedera pada kaki secara tidak sadar dan ini disebabkan oleh kerusakan saraf yang semakin parah.

Penyakit ini sering kali hanya dikenali dan didiagnosis pada tahap yang sudah terlambat, ketika kerusakan saraf — yang seharusnya bisa dihindari lebih awal — sudah berkembang. Ketika lebih dari 50% serabut saraf sudah rusak, di mana regenerasi saraf juga tidak lagi memungkinkan.

3 dari 3 halaman

Ubah Rasa Takut menjadi Harapan

Penelitian terbaru tentang diagnosis dan pengobatan Neuropati Periferal (PN) (Foto: P&G Health)

Vitamin B Neurotropik untuk Meredakan Gejala PN 

kombinasi sinergis Vitamin B Neurotropik (B1, B6, dan B12) tidak hanya mampu meredakan gejala tetapi juga secara signifikan meningkatkan fungsi saraf. Temuan studi NENOIN 2023 membuktikan dengan peningkatan yang diukur melalui refleks pergelangan kaki dan lutut, kekuatan otot, serta persepsi sensorik di jari kaki dan tangan pasien dengan PN. Edukasi Dampak dan Gejala

Diagnosis Melalui Skrining

Seringkali diabaikan, skrining merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan sejak dini sebelum penyakit semakin parah. Untuk memenuhi kebutuhan alat sederhana yang dapat memfasilitasi diagnosis dini, P&G Health telah meluncurkan Neurometer Pro Baru, yaitu kuesioner skrining mandiri digital untuk pasien yang terdiri dari lima pertanyaan guna menilai risiko kerusakan saraf pada pasien.

Edukasi Gejala dan Dampak

Edukasi mengenai pentingnya diagnosis atau edukasi mengenai berbagai penyakit sangat penting bagi masyarakat. Dengan membantu orang-orang memahami tanda dan gejala dengan cara yang mudah dipahami, serta peran diagnosis dini dan pengobatan yang tepat waktu, kita dapat memberdayakan mereka untuk mengambil langkah proaktif menuju pencarian pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup.

 Penulis: Nadya Aufia

#Unlocking the Limitless