Hadirkan Nuansa Galeri Batik Modern di Rumah Bersama Samsung Art TV

Alyaa Hasna HunafaDiterbitkan 31 Januari 2026, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Pernahkah kamu membayangkan dinding rumah tampil seperti galeri seni yang hidup, memancarkan keindahan batik khas Indonesia di setiap sudutnya? Kini, impian itu bisa jadi kenyataan. Di tengah semangat merayakan bulan batik nasional, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan inovasi yang memadukan teknologi dan budaya yaitu Samsung Art TV, televisi yang tak hanya menampilkan tayangan hiburan, tetapi juga karya seni yang penuh makna.

Samsung memahami bahwa di balik setiap motif batik tersimpan filosofi dan kearifan lokal yang kaya. Melalui Samsung Art TV, masyarakat Indonesia kini bisa menikmati dan melestarikan warisan budaya ini dengan cara yang lebih modern. Setiap corak dan warna batik dapat terpampang elegan di ruang keluarga, menciptakan suasana artistik yang menghangatkan hati dan memperkaya tampilan interior rumah.

Sebagai pemimpin industri TV global selama 19 tahun berturut-turut, Samsung terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang menghubungkan teknologi dengan seni dan budaya. Tahun ini, lini Art TV diperluas dari The Frame hingga ke seri premium seperti Neo QLED 8K, Neo QLED 4K, QLED mulai dari Q7 ke atas, hingga Micro LED, memberikan lebih banyak pilihan bagi para penikmat seni untuk menikmati pengalaman visual terbaik dari kenyamanan rumah mereka.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Menikmati keindahan batik nusantara lebih dekat dengan Samsung Art TV

Berbagai fitur Samsung Art TV yang bisa menambah kesan interior di rumah. (foto: Samsung.dok)

Lewat Samsung Art TV, keluarga Indonesia dapat mengunggah koleksi foto kain batik pribadi untuk ditampilkan dalam Art Mode. Prosesnya pun sangat mudah, cukup melalui aplikasi SmartThings, pengguna bisa memilih foto batik favorit, mengunggahnya, dan menampilkannya di layar. Dalam sekejap, televisi berubah menjadi galeri digital yang menampilkan karya seni khas Nusantara.

Art Mode pada Samsung Art TV bukan sekadar fitur tampilan biasa. Teknologi ini mampu menyesuaikan tingkat kecerahan dan warna layar sesuai dengan pencahayaan ruangan. Setiap detail motif batik ditampilkan dengan akurasi tinggi, baik saat ditampilkan satu per satu maupun dalam bentuk slideshow yang lembut dan elegan. Hasilnya, ruang tamu pun terasa seperti pameran seni pribadi.

Bagi pengguna The Frame, pengalaman menikmati seni batik jadi makin nyata berkat desain bezel yang bisa disesuaikan. Dengan pilihan bingkai beragam warna dan tekstur, tampilan TV bisa menyerupai lukisan batik yang tergantung di dinding. Selain itu, teknologi Matte Display memastikan gambar bebas pantulan cahaya, sehingga motif batik terlihat jelas dan natural, bahkan di bawah cahaya terang.

3 dari 3 halaman

Samsung Art TV hadirkan pengalaman seni tanpa batas di rumah

Samsung Art TV dapat menyatukan tradisi dan teknologi modern. (foto: Samsung.dok)

Keunggulan lain hadir pada seri Neo QLED 8K dan Neo QLED 4K dengan fitur Glare Free, yang mengurangi pantulan cahaya secara signifikan. Kualitas gambar yang tajam dan kontras tinggi membuat setiap warna dan garis batik terlihat hidup. Kombinasi resolusi tinggi dan teknologi layar canggih menjadikan Samsung Art TV pilihan sempurna bagi pecinta seni dan estetika.

Tak hanya karya pribadi, pengguna juga dapat menjelajahi ribuan karya seni global melalui Samsung Art Store. Platform ini menawarkan lebih dari 3.500 karya dari 800 seniman dan 70 museum dunia. Mulai dari karya klasik Vincent van Gogh hingga lukisan kontemporer dari Art Basel, semua bisa diakses dan dipajang sesuai suasana hati atau tema ruang.

Kolaborasi Samsung dengan museum ternama seperti The Metropolitan Museum of Art, MoMA, hingga The Art Institute of Chicago menjadikan Art Store sebagai jendela seni dunia. Melalui televisi, pengguna tak hanya menikmati hiburan, tetapi juga membawa atmosfer galeri internasional ke dalam rumah, selaras dengan keindahan batik Indonesia yang menghiasi layar.

Dengan segala keunggulannya, Samsung Art TV bukan hanya televisi, melainkan karya seni yang menyatukan tradisi dan teknologi. Setiap tampilan batik di layar menjadi simbol pelestarian budaya dalam wujud modern, menciptakan ruang yang tidak sekadar indah dipandang, tetapi juga bermakna.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa