Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memulai gaya hidup berkelanjutan di rumah kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan di hunian dapat membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan dan bumi kita. Konsep rumah sustainable menawarkan solusi praktis untuk menjaga bumi sekaligus menghemat pengeluaran bulanan.
Banyak orang mungkin berpikir bahwa menerapkan cara sustainable di rumah membutuhkan perubahan drastis atau biaya besar. Namun, kenyataannya justru sebaliknya; banyak kebiasaan sederhana yang bisa kita adopsi tanpa harus menguras dompet. Mengurangi jejak karbon pribadi bisa dimulai dari hal-hal paling dekat dengan keseharian kita.
Artikel ini akan memandu Sahabat Fimela melalui enam pilar utama untuk mewujudkan rumah yang lebih ramah lingkungan. Dari penghematan energi hingga berkebun organik, setiap langkah akan dijelaskan secara komprehensif. Mari bersama-sama menciptakan perubahan positif dari rumah kita sendiri.
Penghematan Energi di Rumah
Mengurangi konsumsi energi adalah fondasi utama dalam menerapkan cara sustainable di rumah. Sebagian besar listrik dan panas masih dihasilkan dari bahan bakar fosil yang merusak lingkungan. Oleh karena itu, setiap upaya penghematan energi sangat berarti.
Sahabat Fimela bisa memulai dengan langkah mudah seperti menyesuaikan termostat pemanas dan pendingin. Menurunkan termostat sebesar 1°C di musim dingin dan menaikkannya sebesar 1°C di musim panas dapat menghemat hingga £80 per tahun. Selain itu, beralih ke bola lampu LED juga sangat efektif karena mengonsumsi hingga 90% lebih sedikit energi dan bertahan lebih lama.
Perhatikan pula peralatan elektronik di rumah. Banyak perangkat terus mengonsumsi energi bahkan saat tidak digunakan, fenomena ini dikenal sebagai "beban hantu" atau "vampire energy". Mencabut perangkat ini dapat menghemat hingga £80 setiap tahun. Mencuci pakaian dengan air dingin dan mengeringkannya secara alami juga merupakan cara cerdas untuk mengurangi penggunaan listrik.
Konservasi Air untuk Lingkungan
Ketersediaan air bersih semakin terbatas, sehingga konservasi air menjadi sangat krusial dalam cara sustainable di rumah. Peningkatan permintaan dan kekeringan yang ekstrem menuntut kita untuk lebih bijak dalam penggunaan air. Setiap tetes air yang kita hemat memiliki nilai besar.
Langkah pertama yang bisa Sahabat Fimela lakukan adalah segera memperbaiki kebocoran. Keran yang menetes dapat membuang 15 liter air per hari, atau lebih dari 3.000 galon air setiap tahun. Mengganti perlengkapan lama dengan model hemat air seperti toilet aliran rendah juga sangat dianjurkan, karena dapat menghemat sekitar lima galon per siraman dibandingkan model lama.
Sadarilah penggunaan keran saat menyikat gigi atau mencukur; keran yang mengalir dapat membuang lebih dari 6 liter air per menit. Mandi daripada berendam juga menghemat air secara signifikan, di mana mandi 10 menit menggunakan sekitar 50% lebih sedikit air daripada berendam. Memanfaatkan air abu-abu dari mandi atau mencuci piring untuk irigasi juga merupakan praktik cerdas.
Mengurangi Limbah Rumah Tangga
Pengurangan limbah adalah aspek penting dari cara sustainable di rumah yang sering disebut dengan prinsip "Lima R": Menolak, Mengurangi, Menggunakan Kembali, Memperbaiki, dan Mendaur Ulang. Prinsip ini membantu kita mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab. Setiap rumah tangga dapat berkontribusi besar dalam mengurangi tumpukan sampah.
Hindari barang sekali pakai seperti bungkus plastik dan tisu dapur, gantilah dengan alternatif yang dapat digunakan kembali seperti botol air isi ulang dan tas belanja kain. Mengurangi limbah makanan juga sangat penting; rencanakan makanan Anda dengan baik dan kompos sisa makanan untuk dijadikan pupuk. Satu perlima dari makanan yang diproduksi secara global terbuang, menyumbang hingga 10% emisi gas rumah kaca.
Belanja dalam jumlah besar dapat mengurangi kemasan, dan daur ulang secara efektif sesuai pedoman setempat adalah kewajiban. Jangan lupa untuk upcycle atau gunakan kembali barang-barang lama secara kreatif. Sumbangkan atau jual barang yang tidak diinginkan daripada membuangnya begitu saja.
Pilihan Makanan Berkelanjutan
Pilihan makanan kita memiliki dampak lingkungan yang signifikan, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari cara sustainable di rumah. Mengadopsi kebiasaan makan yang lebih ramah lingkungan dapat mengurangi jejak karbon kita secara drastis. Ini adalah langkah mudah yang bisa dilakukan setiap hari.
Makan lebih banyak tumbuhan seperti buah-buahan dan sayuran memiliki dampak lingkungan yang jauh lebih rendah dibandingkan daging atau produk olahan. Mengurangi konsumsi daging, bahkan hanya setengahnya, sudah dapat membuat perbedaan besar. Kurangi limbah makanan dengan merencanakan pembelian dan memanfaatkan sisa makanan secara kreatif.
Makan makanan lokal dan musiman juga mendukung keberlanjutan, karena mengurangi jejak karbon transportasi dan mendukung petani lokal. Hindari makanan olahan karena semakin banyak makanan diolah, semakin besar dampak lingkungannya. Pertimbangkan untuk menanam makanan Anda sendiri sebagai bagian dari gaya hidup sustainable.
Produk Pembersih Ramah Lingkungan
Mengganti produk pembersih biasa dengan alternatif yang lebih berkelanjutan adalah cara sederhana untuk menerapkan cara sustainable di rumah. Produk pembersih konvensional seringkali mengandung bahan kimia berbahaya yang mencemari lingkungan dan tidak baik untuk kesehatan. Ada banyak pilihan yang lebih aman.
Pilihlah produk pembersih berbahan dasar tumbuhan dan non-toksik yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Banyak produk ramah lingkungan kini tersedia dalam kemasan yang dapat diisi ulang atau bebas plastik, seperti tablet deterjen cucian tanpa air. Ini membantu mengurangi sampah plastik secara signifikan.
Sahabat Fimela bahkan bisa membuat sendiri produk pembersih menggunakan bahan-bahan alami seperti cuka atau soda kue. Carilah produk yang memiliki sertifikasi seperti EPA Safer Choice Certification, yang menunjukkan bahwa produk tersebut lebih aman bagi manusia dan lingkungan. Langkah ini tidak hanya baik untuk bumi, tetapi juga untuk kesehatan keluarga.
Berkebun Secara Sustainable
Berkebun berkelanjutan adalah cara sustainable di rumah yang memberikan manfaat ganda, baik untuk lingkungan maupun kesejahteraan pribadi. Praktik berkebun ini bertujuan meminimalkan limbah dan mengurangi dampak negatif pada ekosistem lokal. Ini adalah hobi yang produktif dan ramah lingkungan.
Gunakan metode organik dengan menghindari bahan kimia dalam pupuk dan pengendalian hama. Bangun tanah yang baik dengan menambahkan kompos, yang juga menjadi cara efektif untuk mengelola sisa makanan. Mulsa lanskap Anda untuk menahan kelembapan tanah, mengurangi penguapan air hingga 75%, dan menekan gulma.
Tanam tanaman asli daerah Anda karena lebih tangguh dan membutuhkan lebih sedikit air. Kurangi ukuran rumput Anda dan ganti dengan tanaman keras yang tahan kekeringan. Hemat air di taman dengan menyiram hanya saat dibutuhkan, sebaiknya di pagi atau sore hari, serta gunakan sistem irigasi tetes. Dukung penyerbuk dengan menanam berbagai macam tanaman, termasuk bunga asli.