Sukses

Lifestyle

8 Cara Membuat Teras Rumah Adem Tanpa Boros Biaya, Cuaca Panas Bisa untuk Bersantai

Fimela.com, Jakarta - Teras rumah merupakan area yang pertama kali terkena sinar matahari secara langsung. Tanpa penataan yang baik, teras dapat menjadi sangat panas dan tidak nyaman untuk bersantai. Namun, teras memiliki fungsi yang sangat penting sebagai ruang transisi dan tempat berkumpul bagi keluarga.

Banyak orang percaya bahwa untuk menjadikan teras lebih sejuk, mereka harus mengeluarkan banyak uang atau melakukan renovasi besar-besaran. Sebenarnya, terdapat banyak cara yang sederhana dan efektif yang dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang tinggi. Kunci utama terletak pada pemilihan elemen yang tepat serta penataan yang fungsional.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan mengatur sirkulasi udara secara alami, teras dapat terasa lebih sejuk. Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan pengaruh besar terhadap kenyamanan teras. Ini sangat cocok diterapkan pada hunian sederhana maupun desain rumah minimalis.

Berikut ini adalah cara-cara untuk mendinginkan teras rumah tanpa harus mengeluarkan banyak biaya yang telah dirangkum oleh Fimela.com dari berbagai sumber pada Rabu (7/1/2026).

1. Menambahkan Tanaman Hijau sebagai Penyejuk Alami di Area Teras

Tanaman hijau memiliki peranan yang signifikan dalam menurunkan suhu sekitar karena kemampuannya menyerap panas dan menghasilkan udara yang lebih segar. Kehadiran tanaman di teras membantu menciptakan mikroklimat yang lebih sejuk dibandingkan area tanpa tanaman, sehingga meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, tanaman tetap memberikan dampak positif terhadap kenyamanan lingkungan.

Selain berfungsi menurunkan suhu, tanaman juga berkontribusi pada peningkatan kelembapan udara di area teras. Udara yang kering biasanya terasa lebih panas dan pengap, dan dengan adanya tanaman, kondisi tersebut dapat diseimbangkan. Tanaman seperti palem kecil, lidah mertua, dan sirih gading adalah pilihan yang tepat karena mudah dirawat dan tahan terhadap cuaca panas.

Penataan tanaman harus dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu ruang gerak. Disarankan untuk menggunakan pot yang sesuai ukuran dan menempatkannya di sudut atau sepanjang sisi teras. Dengan cara ini, teras tidak hanya akan terasa lebih sejuk tetapi juga terlihat lebih indah tanpa memerlukan biaya yang tinggi.

2. Menggunakan Tirai atau Kain Penutup untuk Mengurangi Paparan Matahari Langsung

Paparan sinar matahari secara langsung adalah salah satu faktor utama yang membuat teras menjadi terasa panas. Menggunakan tirai atau kain penutup dapat berfungsi untuk menyaring cahaya, sehingga jumlah panas yang masuk ke teras dapat berkurang secara signifikan. Metode ini cukup efisien tanpa memerlukan konstruksi permanen yang rumit. Selain itu, pemilihan bahan tirai harus diperhatikan agar tidak mengganggu sirkulasi udara yang ada.

Kain yang memiliki tekstur ringan namun cukup rapat merupakan pilihan yang ideal, karena bahan tersebut dapat menahan panas sekaligus memungkinkan angin untuk tetap masuk. Disarankan juga untuk memilih warna yang terang, karena warna tersebut tidak akan menyerap panas secara berlebihan.

Pemasangan tirai dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, misalnya menggunakan rel atau tali, sehingga tidak memerlukan keahlian khusus. Selain berfungsi untuk menurunkan suhu, tirai juga memberikan tambahan privasi serta menambah nilai estetika pada teras. Solusi ini sangat cocok diterapkan pada rumah yang memiliki teras terbuka yang menghadap ke jalan.

3. Memanfaatkan Lantai Teras yang Tidak Menyimpan Panas Berlebihan

Lantai teras memainkan peranan penting dalam menentukan suhu di area tersebut. Permukaan lantai yang memiliki kemampuan baik dalam menyimpan panas dapat membuat teras tetap hangat meskipun sinar matahari sudah mulai redup. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan pilihan atau modifikasi lantai. Jika penggantian keramik belum memungkinkan, menggunakan alas tambahan seperti tikar bambu atau anyaman alami bisa menjadi alternatif yang praktis.

Material seperti ini tidak menyimpan panas dan memberikan sensasi yang lebih sejuk saat diinjak. Selain itu, alas tersebut juga mudah untuk dipindahkan dan dibersihkan. Dengan menggunakan lantai yang tidak menyerap panas, suhu teras dapat menurun secara bertahap. Hal ini membuat teras menjadi lebih nyaman untuk bersantai atau menjamu tamu. Cara ini tergolong ekonomis dan tidak memerlukan perubahan yang bersifat permanen.

4. Mengatur Sirkulasi Udara agar Panas Tidak Terjebak di Teras

Sirkulasi udara yang optimal sangat penting untuk menjaga kenyamanan di area teras, karena hal ini memungkinkan panas untuk keluar dan udara segar masuk. Teras yang tertutup rapat cenderung menahan panas lebih lama, terutama pada siang hari yang terik. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memastikan bahwa aliran udara dapat berjalan dengan baik tanpa ada halangan.

Penggunaan kisi-kisi, roster, atau celah udara bisa membantu memperlancar sirkulasi tanpa mengorbankan privasi. Elemen-elemen tersebut memungkinkan angin bergerak dengan bebas, sehingga suhu di teras terasa lebih seimbang dan nyaman. Perubahan kecil dalam penataan ruang juga bisa memberikan efek yang signifikan terhadap sirkulasi udara. Mengatur sirkulasi udara tidak selalu memerlukan pengeluaran tambahan yang besar.

Anda hanya perlu menggeser furnitur atau membuka area tertentu agar aliran udara menjadi lebih lancar. Dengan cara ini, teras akan terasa lebih sejuk dan tidak pengap, menciptakan suasana yang lebih menyenangkan untuk bersantai. Dengan perhatian terhadap detail ini, kenyamanan di teras dapat ditingkatkan tanpa banyak usaha atau biaya.

5. Mengurangi Barang Menumpuk agar Teras Lebih Lapang dan Sejuk

Barang-barang yang menumpuk di teras sering kali berfungsi sebagai penyimpan panas sekaligus menghambat sirkulasi udara. Ketika teras dipenuhi barang, ruang yang seharusnya nyaman menjadi terasa sempit dan sumpek, sehingga membuat panas sulit untuk keluar. Untuk mengatasi masalah ini, membersihkan teras dari barang-barang yang jarang digunakan merupakan langkah awal yang sangat efektif.

Selain itu, penting untuk memilih furnitur dengan ukuran yang proporsional dan fungsi yang jelas agar tidak menambah kesan sesak. Hindari penggunaan benda berbahan logam berlebihan karena mudah panas.

Dengan mengatur teras menjadi lebih lapang, udara dapat bergerak dengan lebih leluasa. Suasana di teras pun akan terasa lebih ringan dan nyaman, menciptakan lingkungan yang lebih menyenangkan untuk bersantai. Metode ini tidak memerlukan biaya tambahan, cukup dengan melakukan penataan ulang secara konsisten, Anda sudah bisa menciptakan perubahan yang signifikan.

6. Menggunakan Warna Terang pada Dinding untuk Mengurangi Penyerapan Panas

Warna yang digunakan pada dinding memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah panas yang diserap oleh permukaan teras. Dinding dengan warna gelap cenderung lebih banyak menyerap panas, sementara dinding berwarna terang akan memantulkan panas tersebut. Oleh karena itu, memilih warna terang dapat menjadi solusi yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini.

Jika mengecat seluruh area dinding belum memungkinkan, sebaiknya fokuskan pada dinding yang paling sering terpapar sinar matahari langsung. Pilihlah cat eksterior yang memiliki daya tahan terhadap cuaca agar hasilnya lebih awet dan tidak cepat rusak. Warna-warna seperti putih, krem, atau abu muda sering kali menjadi pilihan yang aman dan efektif.

Selain dapat membantu menurunkan suhu di teras, penggunaan warna terang juga memberikan kesan bersih dan luas pada area tersebut. Dengan tampilan yang lebih segar, rumah Anda akan terlihat lebih menarik tanpa perlu melakukan renovasi yang besar. Biaya yang dikeluarkan untuk perubahan ini pun relatif terjangkau, sehingga menjadi pilihan yang bijak.

7. Memasang Atap atau Kanopi Sederhana sebagai Pelindung Panas

Atap tambahan memiliki peran penting dalam melindungi teras dari sinar matahari yang menyengat. Anda tidak perlu memilih desain yang mahal, karena kanopi yang sederhana sudah cukup efektif dalam menurunkan suhu. Tujuan utama dari atap ini adalah untuk menciptakan area yang teduh dan nyaman.

Bahan seperti paranet, spandek ringan, atau material sejenis bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis dan terjangkau. Pemasangan atap tambahan ini juga tergolong cepat dan tidak memerlukan proses konstruksi yang rumit. Dengan penempatan yang tepat, suhu di teras dapat berkurang secara signifikan.

Teras yang dilindungi oleh atap tambahan akan memberikan kenyamanan lebih saat digunakan sepanjang hari. Aktivitas yang dilakukan di teras pun tidak akan terganggu oleh panas yang berlebihan. Oleh karena itu, solusi ini sangat cocok untuk rumah-rumah yang memiliki teras terbuka.

8. Menyiram Area Teras Secara Berkala untuk Efek Sejuk Alami

Menyiram lantai teras adalah metode yang paling mudah untuk menurunkan suhu di area tersebut. Proses penguapan air akan menghasilkan efek pendinginan alami yang menyegarkan lingkungan sekitar. Metode ini sangat efektif, terutama ketika cuaca sedang sangat panas.

Waktu yang paling ideal untuk melakukan penyiraman adalah pada pagi atau sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik. Pastikan untuk menggunakan air dalam jumlah yang cukup agar lantai tidak menjadi licin dan tetap aman untuk digunakan. Aktivitas ini dapat dilakukan setiap hari tanpa memerlukan biaya tambahan, sehingga sangat praktis.

Dengan melakukan langkah sederhana ini, teras akan terasa lebih segar dan nyaman untuk digunakan. Meskipun efek pendinginan yang dihasilkan tidak bersifat permanen, cara ini sangat berguna sebagai solusi cepat untuk mengatasi panas. Teras pun tetap terasa adem tanpa usaha berlebihan, sehingga Anda dapat menikmati waktu bersantai di luar ruangan dengan lebih nyaman.

Mengatur Waktu Penggunaan Teras

Mengatur waktu penggunaan teras juga berperan penting untuk menciptakan suasana yang lebih adem dan nyaman. Sebaiknya gunakan teras pada pagi atau sore hari, saat suhu udara lebih sejuk dan paparan sinar matahari tidak terlalu terik.

Untuk kenyamanan di malam hari, tambahkan lampu dengan pencahayaan warm light yang lembut agar teras terasa hangat, tenang, dan cocok untuk bersantai tanpa membuat mata silau.  

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading