Sukses

Lifestyle

7 Inspirasi Teras Rumah dengan Pagar Tanaman Hidup, Bikin Sejuk dan Cantik

Fimela.com, Jakarta - Teras rumah berfungsi lebih dari sekadar sebagai penghubung antara dalam dan luar, tetapi juga sebagai refleksi dari keindahan keseluruhan hunian. Menciptakan suasana yang sejuk dan asri di teras dapat memberikan kenyamanan yang lebih bagi penghuni serta para tamu yang berkunjung. Salah satu metode yang efektif untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menggunakan pagar tanaman hidup yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga memiliki fungsi tertentu.

Pagar tanaman hidup memiliki beragam keuntungan, mulai dari memberikan privasi, menyaring polusi udara, hingga mengurangi suhu panas di sekitar rumah. Konsep ini semakin diminati seiring dengan tren desain rumah modern yang menekankan pada keberlanjutan dan kedekatan dengan lingkungan. Berbagai jenis tanaman untuk membentuk pagar hidup yang cocok dengan gaya arsitektur hunian Anda. Melansir dari berbagai sumber, Senin (12/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Teras Roster dengan Tanaman Rambat Sirih Gading

Desain ini mengintegrasikan roster berlubang dengan tanaman merambat seperti sirih gading, menghasilkan teras rumah yang tampak modern, sejuk, dan estetis. Roster memiliki peran penting dalam meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami, sementara sirih gading menambah elemen hijau yang menyejukkan.

Kombinasi elemen ini sangat ideal untuk rumah bergaya minimalis karena memberikan kesan bersih dan rapi, serta membantu menurunkan suhu di area teras. Sirih gading dipilih karena perawatannya yang mudah, kemampuannya bertahan dalam berbagai kondisi pencahayaan, dan pertumbuhannya yang terkontrol. Tanaman ini tidak hanya memperindah tampilan fasad, tetapi juga berfungsi untuk menyaring polusi udara.

Menurut tren 2026, desain yang menggabungkan roster dengan tanaman merambat menjadi pilihan cerdas untuk teras yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan privasi tanpa mengorbankan kesan modern dan alami. Dengan pendekatan ini, teras rumah dapat menjadi ruang yang nyaman dan menarik untuk bersantai.

2. Pagar Tanaman Bambu Mini untuk Nuansa Alami

Pagar yang terbuat dari tanaman bambu mini memberikan suasana yang alami dan menenangkan, dan sering kali diaplikasikan pada taman dengan gaya Jepang. Dengan batang yang ramping dan daun kecil yang tumbuh rapat, pagar ini berfungsi sebagai pelindung pandangan yang tidak terlalu mencolok, sekaligus menambahkan elemen hijau yang menenangkan serta estetis pada hunian.

Selain memiliki nilai estetika, bambu mini juga memiliki berbagai manfaat, seperti menyaring debu, meredam suara, dan menjaga privasi. Tanaman ini dikenal mudah untuk ditanam, tahan terhadap panas, dan hanya memerlukan perawatan yang sederhana, seperti pemangkasan secara rutin agar bentuknya tetap terjaga dan sesuai dengan desain pagar yang diinginkan.

3. Pagar Tanaman Berbunga Bougainvillea (Bunga Kertas) yang Cerah

Bougainvillea, yang juga dikenal sebagai bunga kertas, memberikan nuansa warna yang cerah pada pagar dengan berbagai pilihan warna seperti merah, pink, ungu, kuning, dan putih. Tanaman ini sangat cocok untuk tumbuh di bawah sinar matahari penuh, tahan terhadap panas, serta ideal untuk iklim tropis yang ada di Indonesia.

Bunga bougainvillea mekar hampir sepanjang tahun, sehingga membuat pagar dan teras menjadi lebih hidup dan menarik. Selain memiliki keindahan visual, bougainvillea juga dikenal sebagai tanaman yang kuat dan mudah dalam perawatannya, karena tidak memerlukan banyak air serta dapat bertahan di tanah yang kering dengan drainase yang baik.

Tanaman ini dapat dipadukan dengan tiang besi atau pagar, menciptakan tampilan yang artistik sekaligus berfungsi sebagai elemen dekoratif yang praktis dan tahan lama. Dengan semua keunggulan ini, bougainvillea menjadi pilihan yang sangat baik untuk menambah daya tarik estetika di sekitar rumah.

4. Dinding Hijau Vertikal (Vertical Garden) dengan Fig Merambat

Desain taman vertikal ini menggunakan dinding atau panel pagar sebagai tempat tumbuh bagi tanaman rambat perekat, seperti creeping fig (Ficus pumila), yang dapat menempel dan menutupi permukaan dinding dengan merata. Dengan demikian, terciptalah lapisan hijau yang rapat, menyerupai permadani hidup, yang sangat efisien dalam penggunaan ruang, memberikan kesan sejuk, serta sangat cocok untuk hunian modern yang memiliki lahan terbatas.

Selain creeping fig, ada juga tanaman lain seperti sirih gading, philodendron, dan pakis yang sangat sesuai untuk diterapkan dalam taman vertikal. Tanaman-tanaman ini tidak hanya menambah variasi tekstur dan warna, tetapi juga berfungsi untuk memperindah area teras. Selain itu, vertical garden berperan dalam meningkatkan kualitas udara dan menciptakan suasana yang rapi, modern, serta menenangkan. Perawatan taman vertikal pun relatif mudah, asalkan kita memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan yang ada.

5. Teras Tropis dengan Pagar Tanaman Teh-tehan (Acalypha Siamensis)

Pagar dari tanaman teh-tehan memiliki ciri khas yang menarik, yaitu bentuk yang teratur, daun kecil berwarna hijau cerah, serta pertumbuhan yang padat. Hal ini memungkinkan tanaman tersebut untuk memberikan tingkat privasi yang tinggi. Tanaman ini sangat mudah untuk dipangkas dan dibentuk, sehingga sangat sesuai untuk rumah dengan gaya tropis maupun minimalis, karena dapat menciptakan suasana yang bersih, teratur, dan terstruktur.

Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, teh-tehan juga dikenal karena ketahanannya terhadap panas dan hujan. Perawatannya pun sangat praktis; Anda hanya perlu menyiramnya secara rutin dan memangkasnya sebulan sekali agar tetap sejajar dengan garis pagar. Dengan demikian, tanaman ini menjadi solusi pagar hidup yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional untuk berbagai kondisi cuaca. Seperti yang sering dikatakan, "Pagar hidup adalah pilihan yang cerdas untuk mempercantik lingkungan sekitar."

6. Teras Minimalis dengan Pagar Tanaman Boxwood (Boksus)

Tanaman boxwood dikenal sebagai pilihan klasik untuk pagar karena penampilannya yang selalu terlihat rapi dan tidak terpengaruh oleh perubahan zaman. Tanaman ini sangat mudah untuk dipangkas dengan simetris, sehingga menghasilkan struktur yang bersih dan teratur, menjadikannya pilihan yang ideal untuk hunian modern yang mengusung konsep "less is more" maupun taman dengan gaya Eropa.

Selain dari segi estetika, boxwood juga memiliki karakteristik pertumbuhan yang lambat dan dapat bertahan terhadap pemangkasan yang dilakukan secara rutin, sehingga membuat perawatannya menjadi cukup sederhana. Dedaunan boxwood yang lebat dapat memberikan privasi yang diperlukan tanpa mengganggu sirkulasi udara, serta memiliki tinggi yang ideal untuk berfungsi sebagai pembatas yang rapi di area teras atau taman rumah.

7. Kaktus dan Sukulen untuk Teras Modern

Kaktus dan sukulen menjadi pilihan populer untuk teras rumah bergaya modern dan minimalis. Bentuknya unik dan beragam, memberikan kesan estetik tanpa berlebihan.

Tanaman ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu terbatas untuk merawat tanaman. Kaktus dan sukulen hanya membutuhkan sedikit air. Dengan penataan rapi dalam pot kecil atau rak tanaman, teras rumah akan terlihat modern dan tetap hijau.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading