Sukses

Health

Tips Latihan Yoga Ringan Menjelang Berbuka Puasa untuk Mengurangi Lemas Saat Puasa

Fimela.com, Jakarta - Menjelang waktu berbuka puasa, tubuh sering terasa berada di titik paling lelah. Setelah seharian menahan lapar dan haus, kadar energi menurun, otot terasa lebih tegang, dan konsentrasi mulai berkurang. Aktivitas yang tetap berjalan seperti biasa membuat rasa lemas semakin terasa menjelang magrib.

Padahal, momen menjelang berbuka puasa justru bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan energi secara alami. Alih-alih langsung berbaring menunggu adzan, melakukan yoga ringan berdurasi singkat dapat membantu tubuh terasa lebih segar. Gerakan lembut yang dipadukan dengan pernapasan dalam mampu melancarkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot, serta membantu menenangkan sistem saraf tanpa membuat tubuh semakin terkuras.

Rangkaian yoga 10 menit dengan kombinasi teknik pernapasan dan gerakan dinamis ringan ini dirancang untuk membantu mengurangi kelelahan fisik sekaligus menyegarkan pikiran, dilansir dari merino homes. Urutan gerakannya sederhana, bisa dilakukan di rumah, dan cocok dipraktikkan menjelang waktu berbuka agar tubuh terasa lebih siap menyambut hidangan pertama.

1. Awali dengan Seated Breath Reset untuk Menenangkan Tubuh

Mulailah dengan duduk nyaman di atas matras atau lantai dengan posisi punggung tegak namun tetap rileks. Tarik napas dalam melalui hidung, rasakan dada dan perut mengembang perlahan, lalu hembuskan napas panjang sambil melepaskan ketegangan di bahu dan wajah.

Lakukan pola napas ini selama sekitar satu menit. Fokus pada ritme napas membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi rasa lelah yang sering kali dipicu oleh stres. Latihan pernapasan ini juga menjadi fondasi agar tubuh lebih siap menjalani gerakan berikutnya.

2. Lepaskan Tegangan dengan Peregangan Leher dan Bahu

Setelah pernapasan terasa stabil, lanjutkan dengan peregangan ringan di area leher dan bahu. Miringkan kepala perlahan ke kanan dan kiri untuk meregangkan sisi leher, kemudian lakukan gerakan memutar bahu ke belakang dan ke bawah.

Area ini sering kali menyimpan ketegangan akibat duduk terlalu lama atau bekerja di depan layar. Dengan membantu melancarkan sirkulasi di sekitar leher dan bahu, tubuh akan terasa lebih ringan dan aliran oksigen ke otak pun menjadi lebih optimal.

3. Cat-Cow Flow untuk Mengaktifkan Energi Tubuh

Masuk ke posisi merangkak dengan tangan sejajar bahu dan lutut sejajar pinggul. Saat menarik napas, turunkan perut, angkat dada, dan arahkan pandangan ke depan. Saat mengembuskan napas, lengkungkan punggung ke atas dan tundukkan kepala.

Lakukan gerakan ini secara perlahan selama satu menit dengan menyelaraskan napas dan pergerakan. Gerakan dinamis ini membantu meningkatkan fleksibilitas tulang belakang, merangsang organ dalam, serta memperbaiki sirkulasi sehingga tubuh terasa lebih hidup meski sedang berpuasa.

4. Downward-Facing Dog untuk Melancarkan Sirkulasi

Dari posisi merangkak, angkat pinggul ke atas hingga tubuh membentuk huruf V terbalik. Tekan telapak tangan dan kaki ke lantai sambil memanjangkan tulang belakang.

Tahan selama sekitar satu menit dengan napas dalam dan stabil. Pose ini membantu meregangkan punggung, paha belakang, dan bahu sekaligus meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat membantu mengurangi rasa lemas menjelang berbuka.

 

5. Low Lunge Dinamis untuk Membangkitkan Stamina

Langkahkan satu kaki ke depan dalam posisi low lunge, turunkan pinggul perlahan sambil membuka dada. Kembali ke posisi plank secara perlahan dan ulangi gerakan selama satu hingga dua menit, lalu ganti sisi.

Gerakan ini meningkatkan detak jantung secara ringan dan membantu melancarkan peredaran darah tanpa menguras energi berlebihan. Karena dilakukan dengan tempo terkontrol, latihan ini tetap aman dilakukan saat tubuh sedang berpuasa.

6. Standing Forward Fold untuk Relaksasi

Berdiri tegak lalu tekuk tubuh ke depan dari pinggul hingga tangan mengarah ke lantai. Biarkan kepala dan leher rileks sepenuhnya. Tahan sekitar satu menit sambil bernapas dalam. Gerakan ini membantu meregangkan punggung dan meningkatkan sirkulasi ke otak sehingga pikiran terasa lebih segar dan tubuh lebih ringan.

7. Bridge Pose untuk Mengembalikan Energi

Berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki menapak di lantai. Angkat pinggul perlahan hingga tubuh membentuk garis lurus dari lutut ke bahu.

Tahan selama satu menit dengan pernapasan teratur. Pose ini membantu membuka dada, memperkuat punggung, dan meningkatkan sirkulasi sehingga tubuh terasa lebih hangat dan berenergi.

8. Supine Twist dan Relaksasi Penutup

Akhiri rangkaian dengan posisi telentang. Tarik satu lutut ke dada lalu putar perlahan ke sisi berlawanan. Tahan sekitar satu menit di setiap sisi untuk membantu melepaskan ketegangan pada punggung dan pinggul.

Setelah itu, rebahkan tubuh sepenuhnya dengan mata terpejam selama satu menit. Biarkan napas kembali normal dan rasakan tubuh lebih rileks. Fase relaksasi ini penting agar manfaat latihan terserap optimal sebelum berbuka.

Penulis: Siti Nur Arisha

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading