Badan Perfilman Indonesia Dianugerahi Citra Penjaga Layar 2025

Ayu Puji LestariDiterbitkan 15 Januari 2026, 13:45 WIB

Fimela.com, Jakarta - Badan Perfilman Indonesia (BPI) telah dianugerahi "Citra Penjaga Layar 2025" sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam menjaga keberlangsungan industri film nasional serta mengadvokasi pentingnya penghormatan terhadap karya-karya sinema Indonesia. Penghargaan ini mencerminkan komitmen BPI untuk terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem perfilman di tanah air.

Di tengah tantangan yang dihadapi, seperti ancaman pembajakan digital yang dapat mengakibatkan kerugian ekonomi mencapai Rp25--30 triliun setiap tahunnya, BPI berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Mereka mendorong publik untuk memilih konten legal sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan ribuan pekerja kreatif yang terlibat dalam produksi film dan serial.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Perkuat Badan Perfilman Indonesia sebagai Mitra Strategis Perfilman yang Sehat

Penghargaan ini juga memperkuat posisi BPI sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat dan berkelanjutan, serta berfokus pada penghargaan terhadap karya. Celerina Judisari, Plt. Ketua Umum BPI, memberikan pernyataan mengenai hal ini.

"Kami mengucapkan terima kasih atas Anugerah Citra Penjaga Layar 2025. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa menghentikan pembajakan dan mendukung konten legal adalah napas bagi keberlangsungan industri film serta kesejahteraan para pekerja kreatif Indonesia," ungkap Celerina.