Tips Cara Melupakan Seseorang yang Dicintai dengan Mudah dan Efektif

Ayu Puji LestariDiterbitkan 03 Februari 2026, 11:45 WIB

ringkasan

  • Menerima emosi adalah langkah awal untuk move on.
  • Menghindari kontak dengan mantan dapat mempercepat proses penyembuhan.
  • Fokus pada diri sendiri dan pengembangan diri membantu menemukan kebahagiaan baru.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, melupakan seseorang yang kita cintai bukanlah hal yang mudah. Proses ini seringkali diwarnai dengan berbagai emosi yang menyakitkan. Namun, dengan beberapa langkah yang tepat, kamu bisa lebih cepat move on dan menemukan kebahagiaan baru. Dalam artikel ini, kita akan membahas tips cara melupakan seseorang yang kita cintai secara efektif.

Siapa pun yang pernah mengalami patah hati pasti tahu betapa sulitnya melupakan mantan kekasih. Mengapa hal ini terjadi? Karena kita seringkali terikat secara emosional dan sulit melepaskan kenangan indah. Oleh karena itu, penting untuk memahami langkah-langkah yang dapat membantu kita melalui proses ini.

Berikut adalah beberapa tips cara melupakan seseorang yang kita cintai yang bisa kamu coba. Setiap langkah memiliki tujuan untuk membantu kamu menerima kenyataan dan memulai hidup baru.

2 dari 6 halaman

Menerima dan Mengelola Emosi

Menerima dan mengelola emosi/Copyright depositphotos.com/nnudoo

Langkah pertama adalah menerima kenyataan dan segala emosi yang muncul setelah perpisahan. Mengakui perasaan seperti sedih, kecewa, dan marah adalah hal yang penting. Mengabaikan perasaan ini hanya akan menghambat proses move on. Seperti yang diungkapkan oleh Alodokter, "Kunci utama dari cara melupakan seseorang adalah menerima semua kenyataan yang terjadi."

Selanjutnya, berikan diri kamu waktu untuk pulih. Proses melupakan seseorang tidak selalu berjalan mulus, dan mungkin memakan waktu lebih lama dari yang kamu harapkan. Penting untuk memberi diri sendiri kesempatan untuk beristirahat dan mengatasi sakit hati.

Menulis jurnal pribadi juga bisa menjadi cara yang efektif. Dengan menuangkan perasaan ke dalam tulisan, kamu bisa lebih mengenal diri sendiri dan perlahan-lahan melepaskan kenangan pahit.

3 dari 6 halaman

Memutus Ikatan dan Mengurangi Pemicu

Memutus ikatan./Copyright depositphotos.com/shisuka

Setelah menerima emosi, langkah selanjutnya adalah memutus ikatan dengan mantan. Menghindari kontak, baik secara langsung maupun di media sosial, sangat dianjurkan. Ini termasuk memblokir atau mengabaikan untuk sementara waktu agar kamu bisa fokus pada diri sendiri.

Selain itu, hapus semua kenangan yang bisa memicu emosi negatif. Singkirkan foto, video, atau barang-barang yang mengingatkan kamu pada mantan. Jika barang tersebut berharga, simpan di tempat yang tidak terlihat.

4 dari 6 halaman

Fokus pada Diri Sendiri dan Pengembangan Diri

Fokus pada diri sendiri./Copyright freepik.com

Fokus pada diri sendiri adalah langkah penting dalam proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk melakukan perawatan diri, berolahraga, atau melakukan aktivitas yang kamu nikmati. Hal ini akan membantu kamu mengisi ulang energi dan menemukan kebahagiaan baru.

Menemukan hobi atau aktivitas baru juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mengalihkan pikiran dari pengalaman pahit. Selain itu, gunakan waktu ini untuk meningkatkan kualitas diri dan belajar mencintai diri sendiri.

5 dari 6 halaman

Mencari Dukungan dan Bantuan Profesional

Jangan ragu untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat. Dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung dan memberi energi positif dapat membantu kamu melewati masa sulit. Jika kamu merasa kesulitan melupakan seseorang, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Mencari bantuan profesional sangat penting jika kamu merasa tidak kunjung membaik atau mengalami gejala depresi. Ingatlah, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan ketika kamu membutuhkannya.

6 dari 6 halaman

Mengubah Perspektif

Mengubah perspektif./Copyright Fimela - Adrian Utama Putra

Terakhir, penting untuk mengubah perspektif. Memaafkan diri sendiri dan tidak menyalahkan diri atas apa yang terjadi adalah langkah yang sangat penting. Berhenti menyalahkan diri sendiri akan membantu kamu merasa lebih baik.

Ingat juga untuk melihat sisi negatif dari hubungan yang telah berakhir. Mengingat alasan putus dapat membantu melepaskan ikatan emosional dan memudahkan kamu untuk move on.