Fimela.com, Jakarta - Memilih sunscreen yang tepat adalah kunci utama dalam rutinitas perawatan kulit harian. Perlindungan dari sinar UV sangat esensial untuk menjaga kesehatan serta kecantikan kulit Anda. Namun, seringkali kita dihadapkan pada tantangan menemukan tabir surya yang nyaman dipakai.
Banyak produk sunscreen terasa lengket, meninggalkan bekas putih, bahkan menyebabkan mata perih. Ini tentu mengurangi keinginan untuk menggunakannya secara rutin setiap hari. Padahal, penggunaan sunscreen yang konsisten sangat penting untuk mencegah kerusakan kulit.
Para ahli dermatologi dan optometris telah menyusun panduan komprehensif. Mereka memberikan Tips Memilih Sunscreen yang Nyaman Dipakai Sehari-hari, Tidak Lengket dan Tidak Perih di Mata. Mari kita selami rahasia memilih pelindung kulit terbaik.
Pilih Jenis Sunscreen yang Tepat untuk Kenyamanan Optimal
Salah satu langkah krusial dalam menemukan sunscreen yang nyaman adalah memahami jenis-jenisnya. Terutama bagi Sahabat Fimela dengan mata atau kulit sensitif, pilihan jenis tabir surya sangat memengaruhi pengalaman penggunaan. Hindari bahan kimia tertentu yang berpotensi iritasi.
Para ahli sangat merekomendasikan tabir surya mineral, atau yang dikenal sebagai physical sunscreen. "Ketika mencoba menemukan tabir surya yang tidak membakar mata Anda, carilah penghalang fisik yang mengandung mineral murni seperti seng dan/atau titanium oksida," kata Dr. Lauren Penzi, seorang dermatologis bersertifikat. Mineral ini bekerja dengan membentuk lapisan di atas kulit.
Lapisan fisik tersebut memantulkan sinar UV, sehingga kecil kemungkinannya masuk ke mata dan menyebabkan iritasi. Dr. Mona Gohara juga menyarankan penggunaan seng oksida, titanium dioksida, dan besi oksida untuk menghindari sensasi terbakar. Tabir surya mineral umumnya diformulasikan lebih lembut dan cocok untuk kulit sensitif.
Sebaliknya, hindari tabir surya kimia yang mengandung filter UV seperti avobenzone, octinoxate, dan oxybenzone. Dr. Azadeh Shirazi menjelaskan bahwa filter kimia ini sering distabilkan dengan pengawet yang dapat memicu iritasi dan reaksi alergi. Saat berkeringat atau menggosok mata, bahan kimia ini lebih mudah masuk ke mata dan menyebabkan perih.
Formulasi dan Tekstur: Kunci Sunscreen Tidak Lengket
Selain jenis, formulasi dan tekstur sunscreen juga berperan besar dalam kenyamanan penggunaan sehari-hari. Tips Memilih Sunscreen yang Nyaman Dipakai Sehari-hari, Tidak Lengket dan Tidak Perih di Mata juga mencakup perhatian pada aspek ini. Produk yang terasa berat atau berminyak cenderung terlupakan.
Carilah tekstur gel yang ringan atau hasil akhir matte yang terasa seperti kulit kedua. Banyak ahli merekomendasikan sunscreen yang terasa ringan dan tidak berminyak untuk penggunaan harian. Contohnya, EltaMD UV Sheer Face Sunscreen SPF 50+ dirancang untuk menyerap cepat tanpa terasa.
Masalah umum lain adalah bekas putih (white cast), terutama pada warna kulit gelap. Sunscreen harian terbaik menggunakan formulasi canggih yang tidak meninggalkan residu, cocok untuk semua warna kulit. Pilih SPF transparan atau berbasis gel untuk menghindari hasil akhir seperti kapur.
Pertimbangkan juga formulasi tahan air (water-resistant) meskipun Anda tidak berenang. Keringat dan kelembapan dapat memecah SPF lebih cepat dari yang Anda kira. Optometris Dr. Kenneth Daniels menyarankan formula tahan keringat untuk mencegah sunscreen masuk ke mata. Produk bebas pewangi (fragrance-free) juga lebih baik untuk kulit dan mata sensitif karena menghilangkan sumber iritasi utama.
Teknik Aplikasi Tepat untuk Menghindari Perih di Mata
Bahkan dengan sunscreen terbaik sekalipun, teknik aplikasi yang salah bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Untuk memastikan Tips Memilih Sunscreen yang Nyaman Dipakai Sehari-hari, Tidak Lengket dan Tidak Perih di Mata berhasil, perhatikan cara Anda mengaplikasikannya. Hindari mengaplikasikan terlalu dekat dengan area sensitif.
Aplikasikan sunscreen dengan hati-hati, hindari garis bulu mata atau kelopak mata. Mulailah dari pipi, hidung, dan dahi, lalu ratakan perlahan ke luar, berhenti tepat sebelum area kontur mata. Ini akan meminimalkan risiko produk masuk ke mata.
Penggunaan stik tabir surya (sun stick) adalah pilihan fantastis untuk aplikasi yang lebih presisi, terutama di sekitar area mata. Stik mengurangi risiko aplikasi berlebihan dan menjaga jari-jari jauh dari mata. Bentuk balsem atau bubuk juga merupakan alternatif baik karena tidak mudah menetes.
Selain itu, kenakan kacamata hitam sebagai perlindungan tambahan. Kacamata hitam tidak hanya melindungi dari sinar matahari, tetapi juga mencegah sunscreen masuk ke mata, terutama saat berkeringat atau di iklim lembap. Jangan lupa mencuci tangan setelah aplikasi untuk menghindari transfer produk ke mata secara tidak sengaja.
Pertimbangan Tambahan untuk Perlindungan Maksimal
Untuk perlindungan optimal, selalu pilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Dermatologis merekomendasikan minimal SPF 30, namun SPF 40 atau lebih tinggi ideal untuk perlindungan harian yang tahan lama. SPF 30 memblokir sekitar 97% sinar UVB, sementara SPF 50 memblokir sekitar 98%.
Pastikan juga produk berlabel "broad-spectrum". Ini berarti sunscreen melindungi dari sinar UVA (penuaan kulit) dan UVB (kulit terbakar) secara menyeluruh. Sunscreen harian yang baik juga harus non-komedogenik agar tidak menyumbat pori-pori.
Ingatlah bahwa respons kulit setiap individu bisa berbeda. Dr. Daniels menyebutkan bahwa "bahan apa pun berpotensi menyebabkan perih pada seseorang, jadi ada sedikit uji coba yang terlibat". Oleh karena itu, uji coba produk baru di area kecil sebelum penggunaan menyeluruh sangat disarankan.
Beberapa produk yang direkomendasikan ahli karena formulasi nyaman dan tidak perih di mata meliputi La Roche-Posay Anthelios Melt-in Milk Sunscreen SPF 60, Supergoop! Unseen Sunscreen SPF 40, dan EltaMD UV Clear Face Sunscreen SPF 46. Produk-produk ini seringkali memiliki tekstur ringan dan tidak meninggalkan bekas putih, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan sehari-hari.