Ghost Growth di Dunia Kerja ketika Tanggung Jawab Bertambah tapi Karier Tak Benar-Benar Naik

Ayu Puji LestariDiterbitkan 05 Februari 2026, 15:35 WIB

Fimela.com, Jakarta - Pernah merasa pekerjaanmu makin berat, tanggung jawab semakin besar, tapi posisi dan gaji tetap di tempat yang sama? Jika iya, bisa jadi kamu sedang mengalami fenomena yang disebut ghost growth. Istilah ini belakangan ramai dibicarakan karena banyak dialami oleh pekerja modern, terutama mereka yang dikenal sebagai high performer.

Secara sederhana, ghost growth adalah kondisi ketika kamu mendapatkan beban kerja lebih tinggi, tugas yang lebih kompleks, bahkan peran yang seharusnya setara dengan level manajerial, tanpa diiringi kenaikan gaji, jabatan, atau pengakuan resmi. Fenomena ini sering disebut sebagai phantom promotion yang terlihat seperti promosi, tapi nyatanya tidak pernah benar-benar terjadi.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Apa Itu Ghost Growth?

Ghost Growth yang terjadi saat ini./copyright unsplash/tommao wang

Ghost growth merujuk pada akumulasi tanggung jawab level atas tanpa kompensasi yang sepadan. Kamu mungkin diminta memimpin proyek besar, membimbing rekan kerja lain, atau mengambil keputusan penting yang biasanya dilakukan atasan. Secara struktural, statusmu tetap sama. Tidak ada perubahan di kontrak kerja, slip gaji, maupun titel di kartu nama.

Yang membuat kondisi ini terasa menipu adalah ilusi kemajuan karier. Kamu mungkin sering mendapat pujian secara verbal, disebut “andalan tim”, atau dipercaya menangani proyek strategis. Sekilas, semua ini terdengar positif tapi ketika tidak dibarengi dengan penghargaan nyata, ghost growth justru bisa menjadi jebakan yang melelahkan.

3 dari 5 halaman

Mengapa Ghost Growth Terjadi?

Alasan ghost growth terjadi./copyright unsplash/windows

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan menerapkan praktik ini, baik secara sadar maupun tidak. Salah satunya adalah untuk menutup kekurangan tenaga kerja tanpa harus merekrut karyawan baru. Dengan memberi beban tambahan pada satu orang yang dianggap mampu, perusahaan bisa menekan biaya operasional.

Selain itu, ghost growth sering digunakan untuk menjaga karyawan berprestasi tetap bertahan. Pemberian tantangan baru dianggap cukup untuk membuat kamu merasa “bertumbuh”, meski secara finansial dan struktural tidak ada perubahan. Dalam jangka pendek, ini mungkin terasa menantang dan menyenangkan. Namun dalam jangka panjang, dampaknya bisa cukup serius.

4 dari 5 halaman

Dampak Ghost Growth pada Karyawan

Dampak ghost growth pada karyawan bisa menyebabkan resign./by freepik

Data menunjukkan bahwa ghost growth bukan isu sepele. Sekitar 65% pekerja yang mengalaminya merasa lebih cepat burnout dan kehilangan motivasi. Bahkan, 27% karyawan memutuskan resign karena merasa dieksploitasi, sementara 41% lainnya sedang mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru.

Ketika usaha dan kontribusi tidak dihargai secara adil, rasa keterikatan emosional dengan pekerjaan pun menurun. Kamu mungkin tetap bekerja keras, tapi tanpa rasa bangga atau antusiasme yang sama. Lama-kelamaan, hal ini bisa memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidupmu secara keseluruhan.

5 dari 5 halaman

Tanda-Tanda Kamu Mengalami Ghost Growth

Tanda kamu mengalami ghost growth./copyright unsplash/Michelle Ding

Sahabat Fimela agar lebih waspada dan terhindar dari ghost worth perhatikan beberapa tanda berikut. 

  • Kamu mengerjakan tugas yang seharusnya dilakukan oleh seorang manajer, tetapi masih memiliki titel junior. 
  • Beban kerjamu meningkat drastis tanpa adanya penyesuaian gaji. 
  • Kamu terus dijanjikan promosi “dalam waktu dekat” yang tak kunjung terealisasi.

Jika kamu merasa kondisi ini berlangsung terlalu lama tanpa kejelasan, itu bukan sekadar fase pembelajaran—bisa jadi itu adalah ghost growth.

Menyadari situasi adalah langkah pertama. Setelah itu, kamu berhak untuk berdiskusi secara terbuka dengan atasan mengenai peran, ekspektasi, dan kompensasi. Meminta kejelasan bukan berarti tidak bersyukur, melainkan bentuk menghargai diri sendiri dan profesionalismemu. Bertumbuh dalam karier seharusnya terasa nyata bukan sekadar bayangan. Kamu layak mendapatkan pengakuan dan imbalan yang setimpal dengan kontribusimu.