Fimela.com, Jakarta - Ramadan bukan hanya momen refleksi spiritual, tetapi juga periode adaptasi bagi tubu, termasuk kulit. Perubahan pola makan, berkurangnya asupan cairan di siang hari, kurang tidur, hingga perubahan rutinitas skincare dapat membuat kulit lebih mudah kering, terasa tertarik, kemerahan, bahkan perih. Bagi pemilik kulit sensitif, kondisi ini bisa terasa semakin menantang.
Mengutip dari beberapa sumber, ada beberapa faktor yang kerap memicu kulit sensitif kambuh selama Ramadan. Mulai dari asupan cairan terbatas di siang hari, perubahan jam tidur, eksperimen skincare berlebihan, hingga paparan polusi dan sinar UV. Ketika toleransi kulit menurun, banyak orang terjebak dalam sensitive skin cycle yang ditandai dengan kulit terasa iritasi, ditenangkan sementara, namun kembali reaktif karena akar masalah pada skin barrier belum benar-benar diperbaiki.
Agar kulit tetap nyaman selama Ramadan, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan:
1. Fokus pada hidrasi dari dalam dan luar
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka. Gunakan pelembap dengan kandungan yang mendukung skin barrier.
2. Sederhanakan rutinitas skincare
Kurangi penggunaan bahan aktif yang berpotensi memicu iritasi jika tidak diperlukan. Prioritaskan produk dengan formula gentle.
3. Pilih pendekatan barrier-first care
Alih-alih hanya menenangkan gejala, perawatan sebaiknya membantu memperkuat lapisan pelindung kulit dan meningkatkan toleransinya.
4. Gunakan sunscreen secara konsisten
Paparan UV tetap menjadi pemicu utama inflamasi kulit, bahkan saat berpuasa.
Perawatan Jangka Panjang untuk Kulit Sensitif
Meningkatnya kesadaran akan kondisi kulit sensitif juga tercermin dalam tren pasar. Menurut data Mordor Intelligence, Indonesia menyumbang 43,07% dari ukuran pasar ASEAN sensitive skincare pada 2025 menunjukkan tingginya kebutuhan akan solusi yang aman dan teruji.
Melihat kebutuhan tersebut, Wardah menghadirkan inovasi berbasis evidence-based science melalui Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer. Produk ini dirancang dengan filosofi barrier-first care, yakni pendekatan yang tidak hanya menenangkan gejala, tetapi membantu membangun toleransi dan ketahanan kulit sensitif secara berkelanjutan.
“Di Wardah, kami melihat kulit sensitif bukan sebagai kondisi yang harus terus ditenangkan sementara, tetapi kondisi yang membutuhkan pendekatan jangka panjang,” ujar Arum Pratiwi, Senior Head Brand Wardah Skincare Advance.
Secara medis, gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan TEWL dan memicu respons neuro-inflamasi. Menurut Dr. Arini Widodo, kulit sensitif memiliki tingkat toleransi yang lebih rendah terhadap berbagai stimulus.
“Kulit sensitif membutuhkan perawatan yang membangun toleransi, bukan eksperimen berulang. Rutinitas yang gentle dan konsisten menjadi kunci untuk memutus siklus iritasi,” jelasnya.
Produk ini diformulasikan dengan kombinasi Neutrazen™, Madecassoside, dan Biomimetic Ceramide. Neutrazen™ membantu menenangkan respons iritasi dan mendukung skin immunity, Madecassoside meredakan kemerahan sekaligus memperkuat barrier, sementara Biomimetic Ceramide bekerja meniru lipid alami kulit untuk menjaga kelembapan.
Diuji Secara Klinis
Dalam uji klinis, produk ini menunjukkan perbaikan tekstur dan penurunan kekasaran kulit hingga 12,13% sejak aplikasi pertama, peningkatan hidrasi sebesar 21,11%, serta penurunan kemerahan hingga 93,55% setelah dua minggu penggunaan. Penggunaan berkelanjutan juga menunjukkan pengurangan ukuran jerawat hingga 89,71%.
Hasil tersebut sejalan dengan consumer test pada 36 wanita dengan kulit sensitif selama dua minggu pemakaian, di mana mayoritas panelis merasakan kulit lebih terhidrasi, kemerahan berkurang, dan sensasi perih menurun sejak awal penggunaan.
Konsistensi antara hasil uji dan pengalaman pengguna ini memperkuat komitmen Wardah dalam menghadirkan edukasi berbasis sains, bahwa kulit sensitif bukanlah tanda kulit yang lemah, melainkan kulit yang membutuhkan perawatan yang tepat dan dapat dipercaya.
Melalui peluncuran ini, Wardah menegaskan komitmennya dalam mengedukasi konsumen bahwa kulit sensitif merupakan kondisi kulit yang membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat. Dengan pendekatan evidence-based science dan fokus pada skin tolerance, Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dihadirkan sebagai solusi yang aman, efektif, dan relevan untuk mendukung kesehatan kulit sensitif dalam jangka panjang.
Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer tersedia di official store Wardah dan dapat diperoleh melalui Exclusive Launching Shopee, memberikan akses lebih luas bagi konsumen terhadap solusi perawatan kulit sensitif berbasis dermatologis.